Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada pengusaha Homestay dan Pemandu Wisata di Kabupaten Minahasa.
Kegiatan bertemakan “Pelatihan Berbasis Kompetensi Bidang Homestay dan Pemandu Wisata” ini, dibuka secara resmi pelaksanaannya oleh Penjabat Bupati Minahasa Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekdakab Minahasa, Dr Vicky Christian Tanor SPi MSi, Selasa (02/06) siang, bertempat di Tateli Beach and Resort.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Disbudpar Fenty T. W Lapian SE dalam laporan mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini selama tiga hari, terhitung mulai tanggal 2 Juli sampai 4 Juli tahun 2024.
“Pelatihan ini dimaksud agar pemilik Homestay dan Pemandu Wisata, secara maksimal dapat memberikan layanan kepada wisatawan, menciptakan produk-produk industri dan pelestarian budaya di masing-masing destinasi wisata, serta menumbuhkan pemahaman masyarakat akan arti pentingnya pariwisata yang dapat dikelola menjadi sumber mata pencaharian, meningkatkan pendapatan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengelola potensi yang ada,” terang Lapian.
Pembinaan di bidang SDM (Sumber Daya Manusia), lanjut dia, perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan wisata. Menurutnya, kualitas SDM inilah yang diyakini secara langsung akan menentukan mutu produk dan layanan wisata.
“Artinya, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu kunci untuk memenangkan persaingan global yang semakin kompetitif. Prasyarat untuk meningkatkan SDM adalah sistem pendidikan dan pelatihan kepariwisataan yang mendukung penyesuaian dan penerapan standar kompetensi tenaga kerja pariwisata,” ujarnya.
Sementara, Vicky Tanor saat membacakan sambutan tertulis Bupati mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Minahasa, yang sejalan dengan tujuan pembangunan kepariwisataan nasional.
“Sebagai salah satu daerah dengan potensi keindahan alam dan kekayaan budaya yang luar biasa, Minahasa memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia. Namun, untuk mencapai hal tersebut, diperlukan kesiapan SDM yang handal dan kompeten, khususnya dalam bidang pelayanan wisata seperti Homestay dan Pemandu Wisata,” ujarnya.
Lanjut kata Tanor, Homestay dan Pemadu Wisata adalah dua elemen penting yang dapat menentukan kesan pertama wisatawan terhadap sebuah destinasi. Menurutnya, kedua hal tersebut memegang peran penting dalam memberikan pelayanan fasilitas yang terbaik dan juga menjadi duta untuk menjembatani antara wisatawan dan kearifan lokal sebagai destinasi.
“Oleh karena itu, pelatihan berbasis kompetensi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para pelaku usaha wisata di Minahasa, sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada para wisatawan,” tukasnya.
Bupati melalui Asisten III ini publn berharap, pelatihan ini bisa meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap profesional dalam mengelola Homestay dan menjadi Pemandu Wisata hadal.
“Diharapkan, ini juga dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyatakat Minahasa pada khususnya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
“Pemkab Minahasa berkomitmen akan terus mendukung pembangunan pariwisata melalui berbagai program dan kebijakan yang lain, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan pelatihan-pelatihan seperti ini, guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM di sektor pariwisata” pungkasnya.
Adapun jumlah peserta yang diundang sebanyak 60 orang, terdiri dari Pengelola Homestay, Tour Guide, Kelompok Sadar Wisata, Pelajar dan Mahasiswa, dengan narasumber yakni, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekdakab Minahasa Dr Vicky Christian Tanor MSi, Kadispar Provinsi Sulut Henry Kaitjily SH, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa Drs Riviva Maringka MSi, Kepala Disbudpar Minahasa Fenty T W Lapian SE, Prof Dr Ir Charles Kepel DEA, Prof Dr Bet Lagarense MM Tour, Dr Robert Winerungan MSi, dan Dr Drevy Malalantang SSi SE Mpd MM.(fernando lumanauw)




















