Manado – Dalam Rangka memperingati HUT Provinsi Sulut ke-50 dan Hari Kesehatan Nasional ke-50 (double 50), Pemprov melalui Dinas Kesehatan akan mencatatkan namanya dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).
Rekor MURI yang akan dicatatkan yakni deteksi dini obesitas melalui pengukuran indeks massa tubuh masal yang melibatkan 1500 orang. Kegiatan bertajuk pencapaian rekor MURI untuk deteksi dini obesitas ini akan dilaksanakan, Rabu (12/11/14) di halaman kantor gubernur.
Kepala Dinas Kesehatan Sulut, Dr Grace Punuh kepada wartawan, Selasa (11/11/14) mengatakan, deteksi dini obesitas penting mengingat obesitas merupakan pintu masuk penyakit hypertensi dan diabetes militus. Dimana berdasarkan hasil riset Balitbang Kementrian Kesehatan RI pada tahun 2013 lalu, menyebutkan, Sulut merupakan daerah tertinggi pengidap penyakit Diabetes dan nomor dua terbanyak penderita Hipertensi di Indonesia.
Punuh menerangkan, pengukuran indeks masa tubuh untuk mengetahui apakah seseorang sudah Obesitas atau tidak dilakukan dengan mengukur lingkar perut, tinggi badan dan berat badan kemudian ada rumus yang menentukan apakah seseorang obesitas atau tidak.
Dikatakannya, idealnya masa tubuh untuk wanita pada level 80, sedangkan untuk pria pada level 90 lingkar perut. Dan jika lebih dari angka ini, maka orang tersebut bisa dikategorikan sebagai Obesitas. Untuk mengetahui secara dini apakah seseorang sudah obesitas atau belum, bisa dilihat sendiri.
“Dipastikan 1500 orang akan berpartisipasi dalam pengukuran indeks masa tubuh ini yang terdiri dari organisasi kemasyarakatan, pegawai dari beberapa instansi, legislator, wartawan dan lainnya,” jelas Punuh.
Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi Nora Lumentut menambahkan, kegiatan deteksi dini obesitas selain di provinsi juga dilaksanakan serentak di kabupaten-kota. “Kami telah menghimbau 15 kabupaten/kota untuk melaksanakan kegiatan ini, namun hanya dua kabupaten yang menyatakan siap melaksanakan yakni Mitra dan Bolsel,” ujarnya.
Kegiatan peringatan HKN di Sulut, Rabu (12/11/14) sendiri akan diawali upacara di mana yang menjadi inspektur upacara Sekprov Sulut SR Mokodongan. Dilanjutkan dengan pemecahan rekor MURI. “Di akhir kegiatan akan ada pemberian piagam penghargaan dari MURI kepada Gubernur SH Sarundajang, Dinkes Sulut dan kepada dua kabupaten/kota,” imbuh Lumentut.




















