Peringati Sumpah Pemuda, OKP di Bitung Gelar Aksi Tolak Listrik Pintar

Bitung- Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 86, Selasa (28/10), sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di kota Bitung, diantaranya, GMKI< GMNI, Karang Taruna, Pemuda Muhamadya, Ikatan Mahasiswa Muhamadya, GSKI, dan GAMKI, melakukan aksi damai, menolak pemberlakuan listrik pintar oleh PLN dan menolak pembayaran rekening listrik.

Hal ini menurut para pimpinan OKP dikarenakan, PLN telah banyak merugikan masyarakat konsumen akibat dari pemadaman listrik yang terjadi dua sampai tiga kali sehari.

“Karena PLN sering melakukam pemadaman, maka kami mengajak kepada seluruh masyarakat kota Bitung untuk tidak membayar rekening listrik dan tolak listrik pintar, karena itu hanya membodohi masarakat,” kata sekretaris Karang Taruna Bitung, Desly Sumampouw, SE, yang turut dibenarkan oleh ketua GMNI Bitung, Alfian Alow dan sejumlah pengurus GMKI Bitung.

Senada juga dikatakan sekretaris GAMKI Kota Bitung, Yapi Leto, SE. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh PLN sudah melanggar hak-hak konsumen. Oleh karenanya, wajar jika masyarakat member sanksi kepada PLN.

Aksi tersebut dilakukan dalam bentuk tanda tangan diatas kain putih sepanjang 10 meter yang bertuliskan, tolak pembayaran rekening listrik dan kebijakan listrik pintar. Puluhan aktivis tersebut melakukan aksi ini di depan kantor walikota Bitung, sambil mengajak seluruh masyarakat membubuhi tanda tangan, sebagai bentuk mendukung aksi tersebut.

Antusias warga terlihat sangat besar, dimana kain sepanjang 10 meter tersebut, dipenuhi tanda tangan warga. Usai melakukan orasi, para aktivis dan warga ini, membawa kain yang sudah ditanda tangani tersebut ke kantor PLN rayon Bitung, dan diterima oleh salah satu supervisor. (hezky)

Tinggalkan Balasan