
KMP kabarnya telah menyiapkan duet maut untuk bertarung di Pilwako yakni, pasangan Joseph Keon Maringka yang dijagokan Gerindra, sebagai calon walikota, akan dipasangkan dengan Cindy Wurangian dari partai Golkar.
Hal ini terlihat dimana, baik Maringka yang dikenal sebagai pengusaha perikanan yang sukses, telah mendaftar di Gerindra. Hal yang sama juga dilakukan oleh Wurangian yang nota bene legislator DPRD Sulut.
“Kami memang sudah diarahkan oleh DPP Gerindra untuk menjalin komunikasi dan koalisi dengan sesame KMP di daerah,” kata ketua DPC Gerindra Bitung, Drs Lexi Maramis.
Senada juga dikatakan sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bitung, Karel Tumuju.
“Antara Golkar dan Gerindra memiliki banyak kesamaan, diantaranya menyangkut asas dan visi misi. Apa lagi sama-sama tergabung dalam KMP,” kata Tumuju.
Jika benar Gerindra akan koalisi dengan Golkar, maka total akan memiliki 7 kursi legislative, atau memenuhi syarat pencalonan walikota dan wakil walikota, yakni 6 kursi atau 20 persen legislatif.
Sementara itu, KIH plus Demokrat, kabarnya menyiapkan pasangan Ir Maurits Mantiri yang adalah ketua DPC PDI Perjuangan Bitung dan Hengky Honandar, SE, yang merupakan wakil ketua DPC Partai Demokrat Bitung. Baik Mantiri dan Honandar saat ini sama-sama menjabat wakil ketua DPRD Bitung.
“PDI Perjuangan pada dasarnya akan mencari teman koalisi. Tidak akan tampil sendiri, karena kami butuh tambahan kursi, mengingat kami hanya memiliki 4 kursi. Peluang koalisi dengan Demokrat tetap terbuka, karena politik itu sifatnya dinamis,” ujar sekretaris DPC PDI Perjuangan Bitung, Aldo Ratungalo, SE.
Wakil ketua DPC PDI Perjuangan Bitung, Boy Tarumingkeng mengatakan, kemungkinan besar PDIP akan koalisi dengan Demokrat.
“Peluang koalisi dengan Demokrat sangat terbuka lebar,” kata Tarumingkeng.
Mantiri dan Honandar akhir-akhir ini terlihat semakin “mesra”.
Pengamat politik kota Bitung, Darma Baginda mengatakan, baik jagoan KMP maupun KIH, sama-sama memiliki kekuatan financial yang cukup memadai. Selain itu, figure-figur yang diusung juga cukup dikenal dimasyarakat.
“Harus diakui, finansial sangat penting dalam pertarungan pilkada nanti. Kalau dari segi popularitas pasangan calon, saya lihat masih pasangan Mantiri-Honandar lebih unggul,” kata Baginda. (hezky)


























