Manado – Gubernur Yulius Selvanus memimpin apel perdana di halaman Kantor Gubernur Sulut, Senin (5/1/2026), diikuti ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Bukan apel biasa, acara ini jadi panggung penegasan disiplin. Gubernur Yulius langsung gelar absensi manual, satu per satu kepala SKPD lapor jumlah ASN hadir, absen, plus alasannya.
“Ini pertama kali kita kerja di 2026. Mari buka buku baru dan isi dengan tinta emas! Lembar demi lembar, kita ukir prestasi,” tegas Gubernur Yulius disambut sorak sorai ASN.
Metafor buku baru itu langsung viral di kalangan pegawai, simbol lembaran bersih pasca-2025 yang penuh cabang-cabang.
Gubernur tak main-main soal komitmen.
“Tahun 2025 tinggalkan di belakang. Sekarang, fokus pengabdi masyarakat dan negara. Ikuti saya, jangan belok-belok. Kalau dulu bercabang, 2026 harus seirama, seiya sekata. Pelayanan masyarakat nomor satu!” serunya.
Gubernur juga cambuk ASN pahami tugas pokok fungsi (tupoksi), koordinasi antar-SKPD, dan patuh regulasi pusat.
“Tidak ada lagi keluhan pelayanan buruk. Manfaatkan SDA Sulut untuk kesejahteraan rakyat. Yang loyo-loyo, nongkrong kopi? Hilang sudah! Karier naik lewat kerja keras,” tambahnya.
Pertahankan prestasi 2025, benah yang kurang, dan bangun Sulut maju, sejahtera, sehat, berpendidikan, dengan SDM kompetitif global.
“Saya yakin 2026 kita ukir tinta emas, bawa berkat buat rakyat dan keluarga,” pungkas Gubernur


























