
Mitra– Pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), melalui instansi Dinas Pendapatan Pengelolaan Kas dan Aset Daerah (DPPKAD) Mitra, menggelar rapat koordinasi dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Pajak Bumi Bangunan (PBB), bertempat diruang serba guna Setdakab Mitra.
Rapat koordinasi tersebut, dipimpin langsung Bupati Mitra, James Sumendap SH didampingi Wakil Bupati Ronald Kandoli serta Assisten III Ir Elly Sangian MM dan Kadis DPPKAD, Drs Ari Wua. Sedangkan untuk peserta sendiri meliputi kepala-kepala SKPD serta para Camat.
Pada kesempatan itu, JS menegaskan pada jajarannya untuk bekerja secara maksimal, sehingga bisa menghasilkan yang terbaik bagi kabupaten ini. “Untuk memperoleh capaian PAD, kita harus pacu kinerja mulai dari sekarang jangan tunggu nanti,” katanya.
Dimana soal PAD ini, sebut Bupati, harus digenjot mulai dari penerapan pajak yang tentunya menjadi tugas dan tanggung jawab dari masing-masing kepala kecamatan bahkan terkhususnya para perangkat kelurahan dan desa yang ada didaerah ini.
“Saya tegaskan setiap camat bersama dengan perangkat kelurahan dan desa, mampu untuk melakukan sosialisasi terkait wajib pajak dimasyarakat. Agar pembayaran pajak tepat waktu,” tuturnya.
Bupati kemudian berharap penetapan pajak per 1 January dikabupaten ini dirubah. Sehingga positifnya nilai objek pajak didaerah ini akan semakin meningkat. “Ini memang perlu ditingkatkan agar target PBB bisa tercapai dan akan otomatis akan mendatangkan mengenjot PAD,” ucapnya.
Dia menambahkan kalau target pajak tidak sesuai dengan harapan, pastinya akan sangat menggangu PAD. “Untuk memaksimalkan kinerja jajaran, maka saya akan menggunakan rezim anggaran berbasis kinerja, dalam arti kalau tidak bekerja dengan maksimal tentunya tidak akan mendapat TKD,” tegasnya, sembari menambahkan bahwa untuk TKD kedepannya, semua PNS yang berada dilingkup pemkab Mitra, akan disamaratakan.(alfian tompunu)




















