
Minahasa – Sesuai dengan janji Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, merealisasikan pada 2014 mendatang, alokasi anggaran sebesar Rp 3 miliar, untuk jaminan kesehatan daerah (Jamkesda), bagi sekitar 8000-an warga miskin di Kabupaten Minahasa, yang tidak terdaftar sebagai peserta Jamkesmas.
Hal ini kembali ditegaskan JWS kepada sejumlah wartawan, Jumat (29/11).
“Untuk anggaran Jamkesda telah dianggarkan pada APBD Tahun 2014 mendatang. Dananya sebesar Rp 3 miliar,” ujarnya.
Ditegaskan JWS kembali, anggaran Jamkesda tersebut, hanya akan disediakan bagi warga Minahasa, yang tidak terdaftar dalam Jamkesmas dan benar-benar miskin.
“Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, bagi warga Minahasa yang tidak terdaftar dalam Jaskesmas, nantinya akan diakomodir di Jamkesda, tapi akan diseleksi secara ketat. Jangan sampai ada keluarga mampu tapi pura-pura miskin karena akan dapat bantuan. Jadi, Humum Tua yang akan mendata harus benar-benar selektif, sehingga dana ini akan benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga kurang mampu,” terangnya.
Terpisah, Erni Rotinsulu (45), salah seorang warga di Kecamatan Remboken, ketika ditemui CSN terkait Jamkesda yang nantinya disediakan Pemkab Minahasa menuturkan, dirinya sangat berharap bisa terakomodir di Tahun 2014 mendatang.
“Kami tidak masuk dalam daftar Jamkesmas, padahal beberapa waktu lalu sempat didata. Saya bersama keluarga, sampai saat ini berharap Tahun 2014 nanti, keluarga kami bisa menjadi salah satu peserta Jamkesda,” harap Erni.(fernando lumanauw)





















