
Minahasa – Janji dan keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa untuk menjaga kelestarian Danau Tondano dan mengatasi gangguan Gulma air atau Eceng Gondok, nampaknya bukan isapan jempol belaka.
Buktinya, di Tahun 2014 ini, sedikitnya anggaran Rp. 73 Miliar untuk pelestarian dan penanganan eceng gondok di Danau Tondano bantuan dari dana APBN Tahun 2014, berhasil di lobi Pemkab Minahasa lewat Balai Sungai Sulawesi Utara.Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Minahasa, Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, kepada CSN, Rabu (30/04).
Menurut Korengkeng, realisasi bantuan dalam bentuk pekerjaan di Danau Tondano sebesar Rp. 73 M tersebut, telah masuk proses tender dan direncanakan siap digarap pertengahan Tahun ini.”Ini bentuk upaya Pemkab Minahasa dalam mengatasi persoalan di Danau Tondano, karena selama ini masalah Eceng Gondok dan kelestarian Danau Tondano kerap jadi pembicaraan di masyarakat. Dan, patut disyukuri karena Pemkab Minahasa bisa mendapat bantuan lewat APBN 2014,” kata Korengkeng.
Dijelaskan Korengkeng, anggaran sebesar Rp. 73 M ini akan diperuntukkan pada beberapa pekerjaan di Danau Tondano, seperti pembangunan tanggul di mulut sungai Tondano dan sisanya untuk mengatasi Eceng Gondok.”Memang Rp. 73 M tersebut tidak keseluruhan untuk penanganan Eceng Gondok, melainkan lebih banyak untuk pembuatan tanggul.
Tapi, sisanya untuk penanganan Eceng Gondok hingga tuntas,” tukasnya, sembari berharap dukungan seluruh masyarakat Minahasa, khususnya warga pesisir Danau Tondano.(fernando lumanauw)




















