
MITRA- Vaksin Anti Rabies (VAR) yang diterima baru-baru dari provinsi sudah digunakan habis terpakai,dan itu sudah disalurkan langsung ketiga tempat rabies center yaitu puskemas Molompar,Ratahan dan Tombatu.
Hal ini ditegaskan oleh Kadis Kesehatan Mitra melalui Kasek Pemberantasan Penyakit (P2) Sem Rumbay,menurutnya apa yang sudah ditempuh selama ini oleh dinas kesehatan Mitra khusunya masalah penanganan masalah Rabies sudah maksimal,walaupun memang diakuinya bahwa memang masalah Rabies ini harus selalu dan selalu di kontrol langsung oleh dinas kesehatan tapi karena obat sudah habis jadi untuk sementara waktu harus menunggu stok obat yang baru lagi.
“Saya mengharapkan kalau boleh masalah obat Vaksin Anti Rabies ini secepatnya di tambah karena setiap masyarakat yang ada di Mitra harus selalu siaga dengan masalah ini karena setiap saat kasus Rabies bisa terjadi”,tandas Rumbay.
Dijelaskannya lagi bahwa” diharapkan apabila ada sesorang yang digigit anjing maka anjing itu harus di rawat makannya seperti biasa agar bisa terkontrol bahwa anjing tersebut ada rabiesnya atau tidak, apa bila dalam waktu 14 hari anjing itu tidak mati maka gigitan anjing itu tidak berrabies,tapi dalam kurun waktu dibawah 14 hari anjing itu mati maka orang yang di gigit anjing itu harus segera dibawa ke dokter atau puskesmas terdekat untuk segera mendapat pertolongan”,tutup Rumbay.

























