Salihi Mokodongan : Bolmong Butuh Banyak Investor

Jakarta – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Hi Salihi Mokodongan membuka peluang bagi para investor lokal dan asing untuk lebih mengenal kekayaan dan sumber daya alam daerah Bolmong di APKASI International Trade & Investment Summit (AITIS) 2013 yang bertempat di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran Jakarta Pusat, Kamis (16/05).

Pameran yang berlangsung dari tanggal 15-17 Mei 2013 dan dibuka Menko Perekonomian Hatta Rajasa ini diikuti seluruh peserta Asosiasi Pemerintahan Kabupaten seluruh Indonesia.

Kesempatan emas untuk menggaet para investor lokal maupun asing di daerah Bolmong tidak disia-sia kan Salihi Mokodongan dengan memamerkan produk unggulan yang dibawa Dinas Pertanian dan Perternakan, Dinas Pertambangan, Dinas Perikanan dan Kelautan dan Dinas Pariwisata, seperti, padi, nanas, kentang super, berbagai jenis kayu, pala, kopra, pasir besi, emas, hasil kerajinan tangan, makanan khas daerah dan masih banyak lagi.

Salihi Mokodongan menjelaskan pada media ini saat berkunjung ke stand pameran Pemkab Bolmong, iven ini menjadi sarana untuk menggaet banyak investor yang akan menanamkan modalnya guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bolmong.

“Pemkab Bolmong berupaya mempromosikan potensi yang ada seperti hasil pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan produk-produk yang dimiliki Bolmong yang belum banyak orang ketahui,” ujarnya.

Diakui Mokodongan, selama ini orang tahu Bolmong hanya hasil pertaniannya saja padahal masih banyak sumber kekayaan alam di Bolmong yang tidak diketahui masyarakat diluar Bolmong khususnya di Jakarta ini.

Untuk itu, Mokodongan mengerahkan para SKPD yang ada dijajaran Pemkab Bolmong untuk terjun langsung mencari dan berupaya agar banyak investor dan pembeli yang tertarik produk-produk unggulan di Bolmong.

Sebagai kepala daerah yang baru memimpin hampir dua tahun ini, Mokodongan berjuang untuk memasukan para investor ke daerahnya. “Saat ini investor yang sudah menanamkan modalnya belum banyak, tetapi dengan promosi ini diharapkan bisa mendatangkan lebih banyak lagi para investor,” ujarnya.

Ia mengakui, Bolmong masih miskin dan perlu dana besar untuk membangun dan meningkatkan perekonomian masyarakat Bolmong.

Investor saat ini di Bolmong yang sudah menanamkan sahamnya ada di perkebunan sawit, sementara untuk pertambangan emas, pengolahan batu putih menjadi kapur,dan biji besi masih diupayakan untuk memperoleh investor baru.

Hal lain yang diupayakan Pemkab Bolmong ke Pemerintah Pusat dengan melakukan lobby-lobby agar pusat lebih memperhatikan dan dapat mengalokasikan dana yang lebih lagi.

Dari pengamatan wartawan dihari kedua pameran ini mulai banyak pengunjung yang datang dan bertanya-tanya mengenai produk-produk yang dihasilkan khususnya di stand Bolmong, karena stand Bolmong berada diposisi strategis di depan pintu masuk pameran AITIS 2013. 

Tinggalkan Balasan