Manado – Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara resmi menutup rangkaian perayaan Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 melalui malam puncak yang dirangkaikan dengan Festival Kuliner Kemerdekaan, Senin (17/8/2026).
Mengusung tema “Pakai QRIS untuk Indonesia Maju”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat edukasi sekaligus memperluas adopsi pembayaran digital di tengah masyarakat.
Kepala Perwakilan BI Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menyampaikan bahwa rangkaian PQN 2026 telah berlangsung sejak 11 Agustus, melibatkan masyarakat luas, pelaku UMKM, sektor perbankan, pemerintah daerah, hingga berbagai mitra strategis.
Kegiatan mencakup sosialisasi dan edukasi literasi QRIS, talk show transaksi digital, promosi langsung di Festival Kuliner Kemerdekaan, hingga pengenalan pengalaman penggunaan QRIS lintas negara.
“Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kampanye penggunaan QRIS, tetapi juga ruang untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem pembayaran digital di Sulawesi Utara. Hal ini terlihat dari keterlibatan perbankan dan berbagai mitra dalam sejumlah program kolaboratif yang dilakukan sepanjang 2026,” ujar Joko.
Data terbaru BI Sulut menunjukkan lonjakan adopsi QRIS yang sangat signifikan hingga semester I 2026:
– 387.182 merchant telah menggunakan QRIS
– 597.907 pengguna aktif memanfaatkan QRIS
– Volume transaksi mencapai 36,4 juta kali, tumbuh 34% secara tahunan
– Nilai total transaksi menyentuh Rp3,85 triliun
“Ini menjadi indikasi bahwa sinergi yang kita lakukan antara Bank Indonesia dengan perbankan memberikan hasil yang nyata dalam memperkuat dan memperluas penggunaan QRIS,” tegas Joko.
Selama rangkaian PQN 2026 saja, tercatat lebih dari 250 ribu transaksi QRIS terjadi — bukti antusiasme masyarakat terhadap pembayaran digital yang praktis, cepat, dan aman.
BI Sulut menegaskan bahwa upaya perluasan QRIS tidak hanya berhenti di kalangan masyarakat dan dunia usaha. Pihaknya juga terus mendorong digitalisasi transaksi pemerintah daerah, baik untuk penerimaan maupun pengeluaran. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta tata kelola keuangan daerah yang lebih akuntabel.
Joko Supratikto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada perbankan, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan seluruh mitra yang telah berkolaborasi menyukseskan PQN 2026.
“Kita berharap kolaborasi tersebut terus dilanjutkan untuk membangun ekosistem pembayaran digital yang semakin aman, inklusif, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara secara berkelanjutan,” harapnya.
Penutupan PQN 2026 ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Festival Kuliner Kemerdekaan yang masih berlangsung hingga 27 Agustus 2026 — menjadi bukti bahwa kemajuan sistem pembayaran daerah berjalan beriringan dengan semarak ekonomi kreatif dan kearifan lokal.




















