
Minahasa – Selang dua Tahun terakhir, sejak Tahun 2013 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, tak lagi memberikan bantuan beasiswa bagi Mahasiswa di Kabupaten Minahasa, berbeda dengan Tahun-tahun sebelumnya yang selalu dianggarkan dalam APBD Minahasa. Alasannya, karena terbentur dengan aturan dan kerap tidak tepat sasaran.
Menanggapi hal ini, Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS), kepada sejumlah media belum lama ini menuturkan, pihaknya akan kembali melakukan kajian dan berencana bakal kembali memberikan bantuan beasiswa bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggai.
“Akan dibuat kajian yang matang dan rencananya Tahun 2015 mendatang akan ada pemberian beasiswa bagi pelajar di Minahasa,” ujarnya.
JWS pun sedikit menyentil bahwa, pemberian beasiswa akan bersifat ketat dan penerimanya hanya mereka yang benar-benar orang Minahasa dan telah memasuki semester akhir atau segera diwisuda.
“Pengalaman yang lalu, beasiswa banyak tidak tepat sasaran, makanya diberhentikan. Tahun depan, penerimanya adalah mereka yang siap diwisuda karena sudah semester akhir dan sementara menyelesaikan skripsi, kalau diberikan kepada mereka yang masih semester-semester awal sering digunakan untuk hal lain. Biasanya, pada injury time ini mereka kesulitan anggaran untuk penyusunan skripsi, ujian dan wisuda karena banyaknya tuntutan keuangan,” ujar JWS sembari menambahkan, hal ini menjadi perhatian serius Pemkab Minahasa.(fernando lumanauw)




















