
Tomohon – Mengantisipasi adanya peningkatan status gunung lokon dari siaga level III menjadi awas level IV yang memungkinkan adanya bencana erupsi, Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah menggelar kegiatan simulasi bencana erupsi gunung lokon yang dilaksanakan di lapangan eks-Rindam Kakaskasen III Senin (22/09).
Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah Kota Tomohon Drs Robby Kalangi SH MM dalam laporannya mengatakan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat dalam upaya menghadapi erupsi bencana gunung lokon, serta
mempersiapkan terwujudnya masyarakat yang siaga bencana.
Sementara itu Walikota Tomohon Jimmy F Eman SEAk dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan simulasi ini secara mendasar disebabkan oleh status gunug lokon yang masih tetap siaga atau level III sejak tahun
2011 lalu, berkaitan dengan penanggulangan bencana perlunya dukungan dari semua elemen masyarakat untuk bahu membahu bersama pemerintah bahkan pihak swasta dalam hal mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana dengan menggunakan seluruh sumberdaya yang ada pada kita
semua.
Walikota juga mengajak seluruh komponen terkait agar dalam menghadapi resiko berbagai bencana harus mengedepankan aspek kesiapsiagaan, kedaruratan, rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dengan
mengedepankan asas-asas normatif yang ada.
”Saya menghimbau kepada elemen masyarakat terutama yang berada dikawasan rawan bencana seperti
gunung lokon maupun bencana lainnya agar meningkatkan kewaspadaan, disisi lain membatasi diri beraktivitas disekitar daerah kawasan rawan bencana,” tutup Eman.
Dalam simulasi melibatkan masyarakat didaerah kawasan rawan bencana seperti kelurahan kinilow, kinilow I, Kakaskasen satu dan dua, TNI, Polri, SAR, PMI, Orari, Rapi, SKPD lingkungan Pemkot Tomohon, PLN,
PDAM, dan Pramuka Peduli dengan jumlah keseluruhan ± 400 orang.
Turut hadir juga Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Musa Bangun bersama jajarannya, Dandim 1302 Minahasa Letkol. Kav. Teguh H. Susanto, SE,MM, Kapolres Tomohon AKBP Ratna Setiawati, SH, Ketua DPRD Piet Pungus,
S.Pd bersama anggota DPRD, Sekretaris Kota DR. Drs. Arnold Poli, SH.MAP bersama pejabat jajaran Pemkot, mewakili kepala BPBD Provinsi Sulut Kris Laotongan.(maria wolajan)




















