Si Jago Merah ‘Mengamuk’, Rumah Camat Tondano Barat Ludes Terbakar

Minahasa – Si jago merah kembali beraksi di Kelurahan Tataaran II Lingkungan I Kecamatan Tondano Selatan, Rabu (2/11) pagi tadi dan menghanguskan dua rumah milik warga.

Dari dua rumah yang terbakar tersebut, satu diantaranya berlantai dua milik Camat Tondano Barat, Maya Kainde, keluarga Kaparang Kainde yang belum sempat ditinggali, sedangkan satunya lagi milik dari keluarga Edy Rambing-Sangian, yang merupakan rumah kost-kost-an dengan tujuh kamar, yang dihuni mahasiswa.

Menurut informasi yang dihimpun Cybersulutnews.co.id menyebutkan, api terlihat pertama kali muncul dari bagian belakang rumah milik Edy Rambing-Sangian, yang kemudian membesar dan menghabiskan seluruh rumah milik Edy. Tak berhenti disitu, api lalu menjalar ke rumah milik keluarga Kaparang-Kainde, tepat saling berdekatan.

“Api muncul terlebih dahulu di bagian belakang rumah, lalu semakin membesar dan menjalan ke kamar-kamar mahasiswa dan selanjutnya ke rumah milik ibu Camat,” terang Sherly yang juga penghuni dirumah berlantai satu yang lebih dulu terbakar.

Salah satu anak kost, Fransiska Ratulangi menuturkan, dirinya hampir ikut terbakar karena saat api menyala dirinya berada dalam kamar mandi karena sedang mandi.

“Tiba-tiba sudah ribut diluar berteriak minta tolong ada api, saya kaget dan keluar kamar mandi meski masih bersabun dan saya melihat api sudah sangat besar,” ujarnya sembari menambahakn bila barang dan berkas-berkas miliknya dalam perkuliahan tidak ada yang tersisa.

“Tidak ada barang yang sempat diselamatkan, termasuk laptop milik saya yang berisi data untuk ujian. Proposal penelitian dalam laptop, juga berkas lain terbakar, pakaian juga, tidak ada yang saya bisa selamatkan, karena api sudah besar,” ujarnya dengan muka tampak sedih.

Sementara, Fredi Rambing (57) pemilik rumah kost satu lantai tersebut, di depan Polisi mengatakan, bahwa api berasal dari bagian dapur rumahnya. “Saya lihat api berasal dari dapur, tapi tidak tau apa penyebab sehingga api menyala,” ujarnya.

Dua unit pemadam kebakaran milik Pemkab Minahasa dikerahkan dalam kejadian ini sembari dibantu warga dengan peralatan seadanya untuk membantu proses pemadaman api.

Kapolsek Tondano, AKP Leo Patanduk membenarkan adanya kejadian tersebut dan menduga bila api berasal dari arus pendek listrik.

“Dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik. Anggota sudah ke TKP dan meminta keterangan keluarga juga saksi lainnya untuk keperluan penyelidikan,” ujarnya, sembari menambahkan bila tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan