Siswa di Tomohon Diajar Soal Bahaya Narkoba dan PMS

Tomohon – Puluhan siswa di Tomohon dari sejumlah sekolah mengikuti kegiatan Penyuluhan Penanggulangan Narkoba dan Penyakit Menular Seksual (PMS) Bagi Anak Sekolah, di Wale Syalom Kelurahan Kolongan Kecamatan Tomohon Selatan, Kamis (23/04/2015).

Kegiatan yang diadakan oleh Badan Narkotika Kota Tomohon ini dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan  Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tomohon Dra Truusje Kaunang yang mewakili Walikota Jimmy F Eman SE Ak.

Walikota Tomohon yang dalam sambutannya dibacakan Kaunang, mengatakan bahwa Indonesia kini berstatus darurat narkoba.

“Maka Pemerintah Kota Tomohon lewat Badan Narkotika sangat peduli terhadap penanggulangan bahaya narkotika. Sehingga Pemerintah terus melaksanakan program-program upaya pencegahan penanggulangan narkotika yang bekerja sama dengan Polres Kota Tomohon,” kata Walikota seraya mengajak kepada para siswa-siswi dan seluruh masyarakat Kota Tomohon untuk bersama-sama bersatu untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika dengan mengangkat Motto “No Time For Drugs” (Tidak Ada Waktu Untuk Narkoba)

Kepala Badan Narkotika Kota Tomohon AKBP Ruddy Nelwan dalam laporannya mengatakan bahwa maksud  dari penyelenggaraan kegiatan penyuluhan ini untuk mewujudkan Kota Tomohon bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Para Narasumber dalam penyuluhan ini adalah Kepala Badan Narkotika Nasional Propinsi Sulawesi Utara Kombespol Drs Sumirat Dwiyanto, Kasat Reserse Narkoba Polres Tomohon AKP Wilkenson Tatoda dan Sekretaris Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon dr John Lumopa.

Para peserta adalah siswa-siswi SMP dan SMA Se- Kota Tomohon.(maria)

Tinggalkan Balasan

News Feed