Sompie dan VAP Bersaing, Dekati Warga Lewat Bansos dan Kado Natal

Minut – Menjelang Pilkada Minut 2015 mendatang, berbagai spekulasi bermunculan terhadap beberapa figure mulai menyeruak. Sampai hari ini sejumlah nama yang di gadang-gadangkan bakal bersaing ketat, mulai terungkap dari bibir masyarakat.

Sebut saja Sompie S F Singal, Vonnie Aneke Panambunan (VAP), Piet Luntungan, Shierly A Sompotan (SAS), Fransiska Tuwaidan, bahkan mantan Sekdakab Minut, Johannes A Rumambi, Ramoy Luntungan mulai santer dibicarakan.

“Kali ini mereka bersaing sangat ketat, sebab sama-sama punya power dan financial,” ujar sejumlah warga yang ditemui di Rumah Kopi Billy Airmadidi beberapa waktu yang lalu .

Menariknya, nama Sompie Singal dan Vonnie Panambunan selalu saja jadi cerita seru. Pasalnya kedua pasangan yang pernah berpasangan pada 2004 – 2010 silam itu, masing-masing memiliki kharisma tersendiri.

Kalau Sompie (Bupati Minut sekarang) diklaim memegang sistem, sebaliknya VAP dikenal memiliki pendukung fanatik yang mayoritas.

“Kalau Sompie kuasai para Camat, Kumtua dan Pala/Maweteng serta kehadiran d isetiap ada warga Minut yang meniggal serta ketegur sapanya yang tidak mengenal apa dan siapa ,serta latar belakang, tetapi VAP disenangi para tokoh agama dan Lansia. Selain itu, anak VAP yaitu Daniel Mathew Rumumpe, memiliki masa para pemuda di Minut, jadi ini akan seru,” tutur warga.

Sekarang beredar isu, bahwa Bupati Minut Sompie S F Singal mulai lakukan pendekatan kepada para lansia melalui dana Bantuan Sosial (Bansos) serta Bansos Duka. Namun hal itu ditampik oleh Drs Sem Tirayoh selaku Kabag Humas dan Potokoler Pemda Minut.

“Ah, tidak seperti itu. Pak Sompie tidak melakukan trik pendekatan dan sebagainya melaui dana Bansos. Kunjungan duka dan pendekatan lansia yang Bapak lakukan itu kan memang sejak dulu. Dari dulu Bupati (Sompie-red) disenangi warga dimanapun, karena keramahan serta tergur sapanya yang tidak mengenal siapa dia, atau latar belakangnya, dari anak kecil sampai orang tua,” Jelas Tirayoh.

Sesuai pantauan CSN di sejumlah kehadiran Bupati Minut Drs Sompie S F Singal MBA, ternyata bupati bukan “berkampanye” atau mencari empati, tapi merupakan program kerja pemerintah dalam agenda safari Natal di tahun yang baru lewat.

Singal memberikan kado Natal kepada sejumlah Lansia dikelurahan Sukur dengan memberikan bansos Lansia kepada 230 warga penerima di Balai Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi.

Setiap lansia menerima uang tunai sebesar Rp 1 juta. Menurut Bupati melalui Kabag Humas Drs Sem Tirayoh, bantuan itu merupakan wujud kepedulian Pemkab Minut untuk memenuhi kebutuhan hidup, kesehatan, maupun persiapan menyambut Hari Raya Natal 2014 pada tahun yang lalu, bagi umat kristiani.

“Itulah tujuan Pak Bupati,” tandas Tirayoh.

Tampak, satu persatu Oma-oma dan Opa-opa ini antri menerima “kado Natal” yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati kepada 10 perwakilan lansia. Bupati Minut Sompie Singal berharap bantuan bisa digunakan dengan baik.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi oma dan opa, bisa membantu mencukupi kehidupan sehari-hari. Saya berharap, dapat membantu dan menunjang setiap program dan mendoakan pemerintah, ” kata Singal.

Penyerahan bantuan sosial tersebut, turut disaksikan Lurah Sukur Vicky Luntungan, Kepala Bidang Anggaran Christian Singal dan sejumlah pegawai dari bagian bantuan sosial

Apa betul para Lansia Minut mulai tinggalkan Vonnie Anneke panambunan (VAP)?.

Noris Tirayoh aktifis pemuda Minut membantah hal itu. Dirinya menampik isue kalau para Lansia di Minut mulai meninggalkan ibu VAP. Pasalnya kebaikan Mantan Bupati Minut periode 2005-2010 itu tidak begitu mudah dilupakan para Lansia.

“Saya masih yakin kalau para Lansia, masih berkeinginan besar mendukung VAP kembali menjadi Bupati Minut Periode 2015-2020,” tegas Noris.(eca gops)

Tinggalkan Balasan