Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., membawa kabar gembira sekaligus membanggakan bagi tanah kelahirannya.
Secara resmi, beliau menerima Sertifikat Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk alat musik tradisional Kolintang, sebuah tonggak bersejarah yang mengukuhkan keunikan budaya Sulawesi Utara di panggung dunia.
Penyerahan sertifikat ini berlangsung meriah di Museum Nasional Jakarta, bersamaan dengan penghargaan untuk budaya Reog Ponorogo dan Kebaya.
Acara dihadiri oleh Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerjasama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Endah Thahjani Dwirini Retno Astuti, SS., MPhil., serta para pejabat pemerintah dan komunitas budaya.
Gubernur Yulius Selvanus, didampingi pejabat Pemprov Sulut seperti Dr. Franky Manumpil dan Jani Niclas Lukas, menyatakan bahwa pengakuan UNESCO bukan sekadar penghargaan, tetapi sebuah amanah besar.
Kolintang, yang selama ini menjadi suara khas Sulawesi Utara, kini mendapat pengakuan dunia sebagai warisan budaya yang kaya sejarah dan musikalitas.
“Penghargaan ini menjadi modal penting dalam diplomasi budaya dan dorongan kuat untuk terus melestarikan serta berinovasi dalam seni tradisional kita,” tegas Gubernur.
Pemerintah Sulut pun berkomitmen memperluas ruang ekspresi Kolintang di tingkat nasional dan global melalui pembelajaran, pertunjukan, dan konservasi.
Dengan sertifikat UNESCO ini, Sulawesi Utara semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat keberagaman budaya Indonesia yang penuh kekayaan dan semangat khas daerah.

























