Tuntut Pembangunan Taman Wisata Religi di Eks Kampung Texas, Aliansi Makapetor Serbu DPRD dan Pemkot Manado

Manado – Puluhan warga Kota Manado yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kawanua Peduli Toleransi atau Makapetor, Senin (23/03/2015) pagi, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Manado dan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menuntut agar pembangunan taman wisata religi di eks kampung Texas segera dilaksanakan.

Ada pun tuntutan yang dibacakan, Jolse Decky Tumanken selaku kordinator Aliansi Makapetor agar Pemkot Manado segera mengembalikan fungsi lahan eks kampung Texas sebagai lokasi pembangunan taman wisata religi.

Segera percepat program pembangunan wisata religi. Pemerintah Kota Manado dan Dewan Kota Manado agar mengambil tindakan tegas untuk menghentikan aktifitas pembangunan gedung yang tidak memiliki ijin yang sementara melakukan aktifitas pembangunan di lokasi lahan rencana pembangunan taman wisata religi.

“Apabila dalam waktu tiga hari tidak ada tindakan tegas dari Pemerintah Kota Manado maka kami Aliansi Makapetor bersama Ormas adat yang adalah warga masyarakat Kota Manado akan melakukan demo besar – besaran dan menghentikan aktifitas pembangunan gedung liar yang tidak memiliki ijin mendirikan bangunan dilokasi lahan pembangunan taman wisata religi,” terang Jolse Decky dalam orasinya.

Dilanjutkan Decky, segala akibat yang akan terjadi nantinya akan menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota Manado.

“Karena kelalaian Pemerintah Kota Manado hadir menegakkan keadilan dan kebenaran serta tidak tegasnya Pemerintah Kota Manado dalam menyikapi permasalahan ini,” sambung Decky.

Dari pantauan Cybersulutnews.co.id, sebelum melakukan demo di Pemkot Manado, Aliansi Makapetor lebih dulu menggelar orasinya di depan kantor Dekot Manado. Sekitar pukul 09.00 Wita sampai pukul 11.45 Wita, puluhan masyarakat mulai melakukan aksi demonstrasi.

Meski panasnya terik matahari, puluhan masyarakat itu tak henti-hentinya menuntut Pemkor Manado dan Dewa Dekot Manado selaku monitoring untuk segera melakukan pembangunan taman wisata religi di eks kampung texas.

Demo puluhan masyarakat itu pun dijaga ketat puluhan anggota polisi dari Polsek Tikala serta anggota dari Polresta Manado yang berpakaian lengkap maupun berpakaian preman.

Dari informasi yang diterima Cybersulutnews.co.id, Aliansi Makapetor menuntut Pemkot Manado untuk segera melakukan pembangunan taman weisata religi di eks kampung texas karena, dilokasi tersebut telah dilakukan pembangunan Masjid Al-Khairiyah. (jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan