Usaha Pertanian di Sulut Turun

Manado – Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Sulut mengalami penurunan sebanyak 70,7 ribu rumah tangga dari 324 pada tahun 2003, menjadi 253,3 ribu di tahun 2013 ini. 

 

“Berarti rata-rata penurunan sebesar 2,18 persen per tahun,” ujar kepala Badan Pusat Statistik Sulut, Faizal Anwar kepada Cybersulutnews.co.id.

 

Secara absolut, menurut Kepala BPS Sulut ini, penuruan terbesar terjadi di Minahasa sebanyak 15,7 ribu usaha dan penurunan terendah terjadi di Talaud 500 ribu usaha selama 10 tahun. 

 

“Secara persentase, Kota Manado paling banyak mengalami penurunan yaitu sebesar 6,89 persen per tahun,” katanya. 

Lanjut ia katakan, jumlah usaha pertanian di Sulut sebanyak 253,3 ribu rumah tangga. Tiga kabupaten pun, masing-masing, Minahasa, Minahasa Tenggara (Mitra) dan Bolaang Mongondow (Bolmong), menempati urutan teratas usaha pertanian tersebut.

 

“Tiga kabupaten tertinggi menekuni usaha pertanian, Minahasa sebanyak 39.7 ribu rumah tangga, Mitra 33,8 ribu rumah tangga dan Bolmong 33,3 ribu rumah tangga. Sementara Kota Manado, merupakan wilayah yang paling sedikit jumlah rumah tangga usaha pertaniannya, hanya 4,4 ribu,” ujarnya. 

 

Dijelaskan Anwar, komposisi jumlah rumah tangga usaha pertanian di wilayah kota selama 10 tahun terakhir, juga tidak banyak berubah. 

 

Berdasarkan hasil sensus pertanian 2013 tersebut yakni 84,80 persen rumah tangga usaha pertanian berada di wilayah kabupaten dan sisanya sebesar 15,20 persen di wilayah kota. 

“Sedangkan untuk perusahaan pertanian berbadan hukum mencapai 63,37 persen yang berada di wilayah kabupaten, sisanya 36, 63 persen berada di wilayah kota,” jelasnya. 

 

Lebih lanjut dikatakannya, jumlah perusahaan berbadan hukum terbanyak berlokasi di Kabupaten Bolmong yaitu sebanyak 12 perusahaan dan paling sedikit Kabupaten Sitaro dan Bolmong Timur (Boltim), Bolmong Selatan (Bolsel) masing-masing hanya satu perusahaan. 

 

“Usaha pertanian lainnya yang berbadan hukum terbanyak adalah Kota Tomohon sebanyak 76 unit usaha,” pungkasnya.(Nancy tigauw)

Tinggalkan Balasan