Bitung– Warga kota Bitung dihimbau untuk waspada terhadap gerakan radikalisme, yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Demikian disampaikan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bitung, Moktar Parapaga
“Warga diharapkan turut mejaga Kamtibmas di daerah ini. Apalagi saat ini Bitung mulai dimasuki oleh anasir-anasir gerakan yang mengharah pada radikalisme. Seperti gerakan ISIS dan organisasi lainnya, harus mampu dideteksi secara dini dan diantisipasi pergerakannya,” ungkap Parapaga.
Menurut Parapaga, Kamtibmas di daerah ini, akan bisa terjaga dan terjamin jika warga ikut berperan aktif menjaga dan mengawalnya, melalui deteksi dini dan memberikan informasi yang cepat kepada aparat keamanan bila terjdapat gejala atau hal-hal yang mencurigakan.
Sementara itu, Kasat Intel Polres Bitung, AKP Luther Tadung mengatakan, sekarang ini aparat keamanan baik Polres dan TNI sedang melakukan gerakan kontra radikalisme, dimana kegiatan ini untuk menepis dan mencegah serta menghentikan gerakan radikalisme yang sedang berkembang di Indonesia termasuk di Kota Bitung, seperti ISIS (Ismlamic State of Iraq and the Levant/Isil) dan organisasi terlarang lainnya.
“Untuk itu perlu peran serta dari masyarakat untuk bersama-sama menangkal hal ini. Kita tidak sekedar melakukan sosialisasi tetapi melalui tindakan atau action,” tandas Tadung.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Bitung, JD Warouw, SH mengatakan, pihaknya sudah merencanakan akan menggelar operasi yustitia dan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
“Operasi sudah direncanakan dan nantinya akan berkoordinasi dengan Polres dan TNI. Kami menghimbau kepada seluruh warga agar dapat segera memberikan informasi atau melaporkan kepada pemerintah setempat dan kepada aparat keamanan terdekat, jika ada gerakan atau oknum yang mencurigakan di wilayah masing-masing,”tegasnya. (hezky)




















