Minahasa – Masyarakat Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa terus mengeluhkan pelayanan dari Perusahan Listrik Negara (PLN) Sulutenggo yang serung memadamkan listrik dua kali dalam sehari. Masyarakat pun menilai, pimpinan Perusahan Listrik Negara (PLN) Sulutenggo hanya mengubar janji yang tidak jelas.
“Kalau tidak mampu menepati janji, jangan janji. Katanya pada September lalu PLN sudah tidak akan memadamkan listrik lagi, ini sudah bulan Oktober listriknya selalu padam. Malah padamnya sampai dua kali dalam sehari,” kata Steven warga Kecamatan Kakas, Minggu (26/10), siang kepada Cybersulutnews.co.id.
Ia pun menambahkan, pemimpin PLN Sulutenggo seperti tidak punya rasa malu. Sebab, meski pelayanan PLN sering mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat lewat media-media tetap saja listriknya selalu dipadam.
“Malah kali ini lebih parah. Entah apalagi alasan dari pemimpin PLN Sulutenggo mengenai pemadaman listrik dua kali dalam sehari. Kami menilai pemimpin PLN hanya tutup mata, karena hampir semua media yang ada di Sulut menyorot pelayanan PLN namun tetap saja begitu,” ungkapnya dengan naga kesal.
Marni warga Kakas juga menyesalkan tindakan dari PLN yang sering memadamkan listrik dua kali sehari.
“Sudah hampir dua bulan listrik di sini (wilayah Kakas) sering padam dua kali sehari. Kami meminta kepada pemimpin PLN Sulutenggo dapat mengerti keperluan kami. Hari ini juga listriknya sudah dua kali dipadamkan,” tuturnya.
“Mereka (PLN) tidak mengerti kalau kami sangat bergantung dengan listrik,” sambungnya.
Ia pun berharap agar pemimpin PLN Sulutenggo dapat mensejahtrakan rakyat Sulut dengan tidak melakukan pemadaman listrik lagi.
“Kita layak mengeluhkan pelayanan dari PLN, sebab jika kita menunggak sehari saja kita pasti dikenakan denda puluhan ribu. Jadi kita bisa menuntut hak kita untuk dapat menikmati listrik dengan tidak adanya gangguan seperti pemadaman-pemadaman ini,” tutupnya. (jenglen manolong)
























