Waspada Penipuan Modus Beasiswa di Minut

Minut – Masyarakat Minahasa Utara (Minut) tampaknya harus mewaspadai bentuk penipuan bermodus pemberian beasiswa yang kini mulai marak terjadi.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minut, Maximilean Tapada pun kini telah mengeluarkan himbauan kepada orangtua siswa dan siswa sendiri untuk berhati-hati.

“Setiap beasiswa yang akan diberikan kepada siswa pasti dikoordinasikan ke Dikpora Minut dan akan disalurkan ke sekolah-sekolah lewat pemberitahuan resmi. Jadi kalau ada pemberian beasiswa yang kurang jelas asalnya, saya minta para orang tua siswa untuk berhati-hati,” pesan Tapada.

Himbauan ini menyusul kejadian yang terjadi di SMA Fr Don Bosco Lembean Kecamatan Kauditan.

“Modusnya orang tua siswa dihubungi lewat telpon selular salah satu provider. Menurut salah satu orangtua yang namanya tidak mau dipublikasikan, pada hari itu dia menerima short message service (sms) atau pesan singkat yang berbunyi bahwa anaknya mendapat beasiswa sebesar Rp7 juta. “Dalam sms itu, pengirim meminta saya untuk lebih dulu mentransfer uang tunai Rp3 juta ke nomor rekening yang mereka tentukan,” aku wanita paruh baya ini.

“Orangtua seorang siswa sekolah tersebut yang sempat tertipu langsung menuju Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk mentransfer uang yang diminta.

Beruntung siswa yang dimaksud sempat menyusul ibunya dan membatalkan proses transfer. Hal ini dilakukan setelah dia menanyakan kebenaran beasiswa yang dimaksud pada gurunya.

“Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Fr Don Bosco Lembean Dra Sintje Rumambi saat ditemui membenarkan aksi penipuan yang terjadi. Bahkan sempat berkomunikasi dengan pelaku.

“Dalam percakapan saya sarankan pelaku bekerja yang halal. Tapi pelaku malah mengancam. Katanya kalau ketemu saya mau disiram air keras,” jelas Rumambi.(eca gops)

Tinggalkan Balasan