Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), mensosialisasikan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan kepada generasi muda di Minahasa, yang dilaksanakan di Pusgiat Tondano, Selasa (19/11).
Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr Lynda D Watania MM MSi, membuka kegiatan termaksud. Dia mengatakan, semangat generasi muda sebagai tulang punggung dalam penegakan nilai-nilai Pancasila dan Karakter Kebangsaan, harus terus dipupuk.
“Generasi muda adalah tulang punggung bangsa. Penanaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan karakter kebangsaan harus terus kita lakukan agar mereka menjadi pribadi yang berintegritas, cinta tanah air, dan berwawasan kebangsaan,” tandasnya
Lanjut kata Sekda, tantangan generasi muda kedepan semakin berat. Menurutnya, generasi muda harus memiliki bekal karakter bangsa dalam menghadapi semua tantangan tersebut.
“Di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tantangan bangsa Indonesia semakin besar dan kompleks. Untuk itu, generasi muda, teristimewa remaja seperti adik-adik sekalian yang hadir saat ini, harus mampu menjawab tantangan itu,” tukasnya.
“Ada begitu banyak tantangan yang dihadapi seperti perkelahian, narkoba, perkawinan dini atau perjudian online, yang saat ini lagi hangat di Indonesia. Generasi muda harus bersikap dan perangi semua itu, dengan bekal yang dimiliki saat ini,” ujarnya.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk aktif berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui kegiatan ini juga, saya berharap nilai-nilai kebangsaan dapat di internalisasi oleh generasi muda, sehingga mereka mampu menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia menuju kemajuan,” pungkasnya.
Kegiatan yang diawali laporan oleh Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Minahasa, Reyner Karwur SSTP ini, diikuti para siswa siswi SMA Negeri I Tondano.
“Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah nyata Pemkab Minahasa dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan nasionalisme yang tinggi,” kata Karwur dalam laporannya.
“Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta tentang peran ideologi Pancasila dalam menghadapi tantangan globalisasi dan menjaga keutuhan bangsa,” pungkasnya.
Hadiri narasumber dari Kejaksaan Negeri Minahasa dan Polres Minahasa.(fernando lumanauw)


























