Wawali Harap Pertemuan Pembina Remaja SAG Sulutteng Lahirkan Ide Terbaik Bagi Pelayanan

Manado – Pertemuan Raya Pembina Remaja Sinode Am Gereja-gereja di Sulawesi Utara dan Tengah (SAG Sulutteng) dan Jalan Sehat Oikumene secara resmi dibuka oleh Ketua Panitia, dr Richard Sualang di Gereja KGPM Bahtera Ranotana, Kota Manado, Jumat (7/11/2025).

Dalam pembukaan ini dihadiri Perwakilan Pembina Remaja dari 13 Sinode Gereja yang tergabung dalam SAG Sulutteng.
Diawali dengan ibadah mengikuti ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Sekretaris Majelis Pekerja Harian SAG Sulutteng, Gembala Fetrisia Y. Aling MTh.

Dengan mengambil bacaan dari 2 Timotius 2:21-22. Dalam Khotbahnya Aling mengingatkan menjadi pembina remaja di era sekarang bukan hal mudah.

“Tantangan zaman semakin berat. Dunia digital dan media sosial bisa sangat memengaruhi cara berpikir anak-anak kita. Pembina jangan sampai ikut terbina oleh hal-hal negatif,” imbaunya.

Tentunya, selaku pembina remaja, harus berperan penting membentuk generasi yang menjadi ‘perabot rumah’ untuk kemuliaan Tuhan remaja yang berguna, kuat dalam iman, dan siap dipakai oleh Allah untuk hal-hal mulia.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Penatua dr. Richard Sualang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para pembina yang dengan penuh dedikasi membimbing remaja di gereja.

“Menjadi pembina itu tugas mulia. Anda semua telah memberikan waktu, tenaga, bahkan hati untuk membentuk karakter anak-anak kita. Ini bukan pekerjaan mudah, tapi pekerjaan yang berharga di mata Tuhan,” kata Sualang yang juga Wakil Walikota Manado.

Sualang memaparkan tantangan besar yang dihadapi generasi Alfa, generasi muda yang tumbuh di tengah derasnya arus informasi, teknologi, dan kecerdasan buatan (AI).

“Tantangan di depan mata semakin nyata. Kita harus bisa membekali remaja agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara rohani dan moral,” terang Sualang.

Ia bahkan mengaitkan hal ini dengan upaya pemerintah dalam membangun generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045.
“Pemerintah juga terus mendorong pencegahan stunting, karena remaja yang sehat secara jasmani akan lebih siap menjadi pemimpin masa depan,” imbuhnya.

Ia berharap kegiatan pertemuan raya ini bisa menjadi wadah untuk berdiskusi dan melahirkan ide-ide yang bisa mendukung program pemerintah dan pelayanan gereja.

“Melayani Tuhan memang melelahkan di dunia, tapi upahnya besar di surga. Mari kita sukseskan kegiatan ini sampai selesai dan membawa dampak positif bagi setiap sinode,” tukasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh gereja, di antaranya Ketua PMS KGPM Bahtera Ranotana Gembala James Posumah M.Th, Ketua BPS Sidang Pnt. Hanny Sumakul SE, Ketua MPH SAG Sulutteng Pdt. Jacqueline Sumilat S.Th, Ketua Harian Pnt. Janni Ohy, Ketua Remaja SAG Sulutteng Pnt. Melky Pattiwael, Sekretaris Panitia Pnt. Steven Rondonuwu, Bendahara Pnt. Esther Lambey, serta jajaran panitia dan tamu undangan lainnya. (yanes)

Tinggalkan Balasan