16 Mahasiswa Unsrat KKT di Sea Tumpengan

Minahasa – Setelah terlebih dahulu sebanyak enam mahasiswa dari Universitas Negeri Manado diterima untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata, kini sebanyak 16 mahasiswa dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado diterima Pemerintah Desa (Pemdes) Sea Tumpengan Kecamatan Pineleng, untuk melakukan Kuliah Kerja Terpadu (KKT).

Kedatangan mahasiswa KKT Unsrat Manado angkatan 142 ini, diterima langsung Hukum Tua Sea Tumpengan, Filadelfus Kukihi, didampingi Sekretaris Desa Fredy Jeffry Mambu, dan jajaran Pemdes Sea Tumpengan, Jumat (11/04) siang.

Filadelfus Kukihi menjelaskan, para mahasiswa KKT ini akan melaksanakan tugas mereka di Desa Sea Tumpengan selama 21 hari kedepan.

“Kalau yang dari UNIMA itu sampai habis semester ganjil ini. Tapi untuk yang dari Unsrat Manado ini hanya 21 hari,” terang Kukihi.

Lanjut, kata Kukihi, ada banyak hal yang nanti mereka lakukan di Sea Tumpengan, yang nantinya untuk kepentingan seluruh masyarakat.

Seperti kepada para mahasiswa dari UNIMA, kepada mahasiswa yang dari Unsrat ini juga, dia berharap bisa beradaptasi dengan masyarakat, dan menjalankan KKT dengan baik.

“Ya karena ini ada dua universitas sekaligus yang melakukan praktek di desa kami, tentu ini sebuah kebanggaan. Tentu juga mereka sudah mempersiapkan diri dan mempersiapkan apa yang akan mereka lakukan di lapangan. Harapan kami, mereka bisa berbaur dengan masyarakat dan melakukan hal yang baik selama praktek disini,” tukasnya.

“Harapan kami juga, mereka bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, sehingga apa yang sudah menjadi kompetensi mereka untuk diterapkan di desa ini bisa diterima dengan baik,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan