Warga Diminta Lebih Berhati-hati
Manado – Kasubdit kejahatan dengan kekerasan (Jatanras) Polda sulut, AKBP DR Grubert Ughude MH mengatakan, pihaknya telah mengamankan JL alias Jul warga Makasar yang diketahui salah satu dari tujuh pelaku sindikat penipuan berkedok mengurus berkas peminjaman kredit bagi para pensiunan.
“Setelah melakukan pengembangan dan pengejaran kami berhasil mengamankan Jul. Saat ini Jul dan tujuh rekannya sudah menjalani tahanan di Mapolda Sulut,” kata Grubert, Senin (29/09) kepada Wartawan.
Diungkapkan Grubert, Senin (22/09) pekan lalu pihaknya pertama kali membekuk JP alias Joko beserta emapat rekan lainnya, karena diduga memasukkan dokumen berkas permohonan kredit nasabah debitur, seolah-olah sebagai pensiunan PNS.
“Modusnya, mencari korban yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk meminjam uang di Bank karena umur yang sudah lewat, yakni usia 80 tahun keaatas. Setelah mendapatkan korban, pelaku kemudian meminta SK pensiun dan menjanjikan akan membantu mencairkan pinjaman di Bank BRI,” beber Glubert.
Selanjutnya pelaku mengganti pas foto, tanggal lahir pensiunan PNS dengan foto pelaku. Sedangkan nama tetap menggunakan nama korban. Pihak Bank yang menerima berkas, kemudian menyetujui permohonan kredit pinjaman dan kemudian mencairkannya kepada pelaku, sedangkan korban tidak mendapatkan apa-apa.
Belakangan, korban pun terkejut karena ketika hendak mengambil dana pensiun, uangnya dipotong oleh pihak bank. Sedangkan pinjaman nihil. Kasus ini sendiri terungkap ketika seorang security Bank BRI curiga atas satu berkas yang ajukan. Security tersebut melihat satu berkas yang pemilik nama dikenalnya, namun fotonya berbeda, sehingga security tersebut melapor ke atasannya agar temuan ini ditindak lanjuti.
Pihak bank pun menjebak satu diantara pelaku. Mereka menyampaikan bahwa pengajuan kredit akan dicairkan. Pelaku yang mendengar info tersebut langsung ke Bank. Hingga akhirnya pihak Bank bersama penyidik Jatanras langsung meringkus pelaku.
Disampaikan Grubert, banyak yang sudah menjadi korban dari modus penipuan yang baru ini. Bahkan, dirinya menduga bahwa masih banyak korban yang belum melapor. “Tadi saja ada yang melapor dan mengaku menjadi korban,” katanya.
Pada kasus ini, Jatanras telah menyita berkas permohonan kredit di BRI unit Wenang, sejumlah dokumen di tempat kost pelaku, berbagai macam cap instansi dan jabatan pejabat.
“Kami masih mengejar satu pelaku lagi. Dia otak dari penipuan ini karena ternyata para pelaku yang ditangkap merupakan orang yang direkrut oleh pelaku utama tersebut,” beber Grubert, seraya menghimbau agar para pensiunan untuk berhati-hati.
Sementara, Kabag Bin Ops Direktorat Reskrim Umum Polda Sulut, AKBP Joudy Kalalo, menyatakan sindikat penipuan ini berasal dari jaringan Makassar. Mereka adalah Joko Cs. Mereka telah merekrut sejumlah pelaku lain yaitu Jul Cs. Tak hanya di BRI, menurut Kalalo, pelaku juga terindikasi telah melebarkan sayap mereka di Bank BTN. (jenglen)




















