Pasca Gempa, Kawasan Boulevard Manado tak Seramai Biasanya

Wawali Manado Harley Mangindaan saat mengunjugi RS Siloam Manado pasca gempa (foto:ist)
Wawali Manado Harley Mangindaan saat mengunjugi RS Siloam Manado pasca gempa (foto:ist)
Manado – Usai gempa dengan kekuatan 7,3 skala richter mengguncang Sulut, Sabtu (15/11), kepanikan masih terasa, terutama bagi warga Kota Manado yang beraktivitas di pinggir pantai Manado, sepanjang ruas jalan boulevard.

Kemacetan yang biasanya sangat ekstrim terjadi di waktu weekend di ruas jalan ini, seperti saat ini, kini seperti hilang begitu saja.

Dari pantauan Cybersulutnews.co.id warga berhamburan keluar dari sejumlah pusat perbelanjaan di Mantos, Megamall dan IT Center beberapa menit usai guncangan gempa yang cukup kuat ini.

Yang cukup menimbulkan kepanikan yakni saat para pasien yang dirawat di RS Siloam Manado coba berlarian keluar dari gedung RS milik James Riyadi tersebut. Wakil Walikota Manado pun tak sempat mengunjungi RS Siloam untuk menenangkan warganya.

Semuanya menuturkan kepanikan yang sama yakni takut gedung ambruk dan waspada jika gelombang tsunami datang. (Aiy)

Tinggalkan Balasan