Minahasa – Gempa 7,3 SR yang melanda Sulawesi Utara, Sabtu (15/11) pagi sekitar pukul 10.30 wita, dapat saja berdampak pada bencana tanah longsor, sehingga diminta warga Minahasa agar waspada bencana.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, Johanis Pesik SIP, ketika dihubungi Cybersulutnews.co.id mengatakan, dengan goncangan yang cukup kuat ini dapat membuat kontur tanah berbukit menjadi labil karena getaran, sehingga dapat berdampak pada tanah longsor.
“Kontur tanah di Minahasa rata-rata berbukit dan rawan longsor. Goncangan atau getaran gempa yang kuat dapat membuat kontur tanah labil, ditambah lagi hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa hari belakangan ini maka dapat saja menimbulkan tanah longsor. Untuk itu diminta kepada warga Minahasa apalagi yang bermukim didaerah perbukitan agar waspada dan sebaiknya mencari tempat yang lebih aman,” kata Pesik, sembari meminta semua pihak dapat terus berkoordinasi.
Sementara, akibat gempa yang terjadi, warga sempat lari berhamburan keluar rumah karena panik. Bahkan ada yang sempat berdoa ditengah jalan karena ketakutan.(fernando lumanauw)




















