Minahasa – Maraknya kasus lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) yang terjadi di nusantara, juga menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa.
Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi selaku orang nomor satu di Kabupaten Minahasa ini secara tegas meminta masyarakat untuk menolak dan perangi LGBT di Minahasa.
Kepada Cybersulutnews.co.id, Rabu (24/02), JWS ketika ditemui usai melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Minahasa mengatakan Pemkab Minahasa menyatakan menolak LGBT dengan tegas.
“Kita tahu bersama bahwa LGBT ini sudah menjadi keresahan di kalangan masyrakat. Banyak orang tua mulai khawatir dengan pergaulan anak-anaknya jangan sampai terjangkit hal ini. Hal utama yang menjadi pembahasan khusus dalam rapat tadi yakni mengenai sikap pemerintah yang secara tegas menolak dengan keras LGBT di Minahasa, kami meminta masyarakat juga menolak dan memerangi LGBT ini,” ujar JWS.
Menurutnya, Pemkab Minahasa tidak akan pernah melegalkan hal itu karena memang menentang ajaran agama manapun yang ada di Indonesia ini. Dikatakannya, ada langkah-langkah dan upaya khusus dari Pemkab Minahasa nantinya dalam menangkal LGBT ini.
“Ada langka-langkah khusus yang akan kita diambil terkait penolakan terhadap LGBT ini. Ini bertentangan dengan iman dan kepercayaan kita, untuk itu saya menghimbau generasi muda di Minahasa untuk mendukung penolakan ini dan tidak mengizinkan LGBT ini dalam pergaulan,” kata JWS.
“Sekali lagi saya tegaskan dan himbau kepada generasi muda agar jangan terbawa dengan pergaulan yang mengarah pada LGBT ini, karena ini pelanggaran di hadapan Tuhan,” tandasnya.(fernando lumanauw)




















