Minahasa – Hingga akhir semester pertama tahun 2016, realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Tondano dibawah naungan Dinas Pendapatan Provinsi Sulut telah mencapai 50,06 persen, dari target Rp 54 Miliar untuk 2016 ini.
Kepala UPTD Samsat Tondano Drs Ferdinand Sumarauw MSi kepada Cybersulutnews.co.id, Sabtu (16/07) mengatakan, pendapatan ini terhitung sejak 4 Januari sampai dengan 30 Juni 2016, dengan rincian pendapatan tersebut yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Rp 11.115.943.675,
Denda PKB sebesar Rp 243.010.250, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor
(BBN-KB) Rp 15.428.062.475, denda BBN-KB Rp 4.037.500, PAP Rp 296.057.000, Alat Berat Rp 10.907.600, PKAA Rp 1.959.100, dengan total keseluruhan pendapatan sebesar Rp. 27.099.977.600 atau 50.06 persen.
“Target ini memang naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 52 Miliar. Kita optimis akhir tahun nanti target PAD ini bisa tercapai,” ujar Sumarauw didampingi Bendahara Penerimaan Pembantu Febrie I Pratasik.
Dirinya kemudian berharap kesadaran dari seluruh masyarakat pemilik kendaraan bermotor di Kabupaten Minahasa agar taat dalam melunasi pajak kendaraan, karena hasil dari pajak ini juga untuk pembangunan di Minahasa.
“Dari hasil PAD ini, sekitar 30 persen itu untuk pembangunan di Minahasa. Jadi dengan taat membayar pajak itu berarti kita sudah mendukung pembangunan di daerah kita,” tukasnya.(fernando lumanauw)




















