by

Akhir Tahun, Inflasi Sulut Bertahan di 7,59 Persen

Manado – Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Luctor E Tapiheru menegaskan inflasi Sulut pada akhir tahun ini bertahan di 7,59 persen.

Hal ini dikatakan Luctor kepada cybersulutnews.co.id pada Selasa (11/12) hari ini bahwa proyeksi pihak kami pada bulan November lalu perkembangan inflasi di Sulut menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru tidak goyah seiring berjalannya waktu bersamaan dengan di naikannya harga bbm dan melonjaknya harga cabe di Sulut.

“Kami bisa memastikan proyeksi kami tepat dan inflasi akan merambat naik sampai 7,59 persen disebabkan pengaruh cabe yang bergejolak di pasaran,sudah kami hitung persentasenya ketambahan sekian persen dari BBM dan sekian persen dari cabe dan dikalkulasi menjadi 7,59 persen inflasi. Itu tidak akan turun malahan akan naik apabila gejolak di pasaran semakin bertambah,” jelasnya.

Tambahnya, saat ini penting koordinasi pemerintah mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menggunakan bahan secukupnya dan mengingatkan pula kepada pedagang cabe untuk tidak memanfaatkan momentum ini untuk menaikan harga setinggi-tingginya.

“Jika ada kesempatan sempatkan waktu untuk menanam, mungkin ada lahan kita yang tidur bisa menghasilkan dan dimanfaatkan dengan baik,”ingatnya. (Ficky Koloay)

Comment

Leave a Reply

News Feed