Peruri Edukasi Wartawan Sulut Proses Pembuatan Uang Rupiah

 Media gathering bank Indonesia, wartawan Sulut berkunjung ke Perum Peruri

Media gathering bank Indonesia, wartawan Sulut berkunjung ke Perum Peruri

Manado- Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mengedukasi sejumlah wartawan

asal Provinsi sulawesi Utara 9Sulut) tentang cara pembuatan uang rupiah.

Humas Perum Peruri, Dina mengatakan dalam percetakan uang kertas ada beberapa tahap yang

perlu dilewati.

“Untuk tahap awal di ruangan engraving yaitu pembuatan plat cetak dalam dalam lempengan

besar, selanjutnya ruangan offset printing, intaglo printing atau pemberian tinta

kemudian storge agar menyatu tinda dan kertas,” katanya.

Katanya, selanjutnya di ruangan inspection yaitu uang disortir manual dan jika ada yang

salah dicoret dan dicetak ulang, selanjutnya ke bagian numbering untuk menghindari

pemalsuan uang dibuat dari nomor besar ke kecil serta ada bagian inspection dan bagian

cut serta packing.

Kemudian, katanya ruangan manual finishing yang merupakan tahapan terakhir sebelum dibawa

ke Bank Indonesia.

“Pada bagian finishing akhir ini karyawan-karyawan BUMN ini yang dengan cekatan mengepak

uang. Seragam yang dipakai para karyawan di bagian percetakan ini tidak memiliki saku

untuk mencegah hal-hal negatif yang berpeluang terjadi. Namun begitu ketika mereka keluar

istirahat makan, tubuh mereka juga digeledah oleh security untuk memastikan tidak ada yang

dibawa,” jelasnya.

Karena menurut Dina, sisa-sisa terkecilpun kertas uang tidak boleh dibawa pulang, karena

akan dimusnahkan. Masih menurut Dina semua tahapan cetak uang hingga diantar ke BI diserta

berita acaranya.

“Pokoknya sampai uang yang tidak layak edar dan sisa-sisa kertas uang cetakan ada berita

acaranya,” ujarnya.

Dalam kegiatan media Gathering BI sulut di Jakarta bersama 14 wartawan ekonomi di Manado

juga didampingi oleh Hunsni Halimi dari DPU BI Pusat dan Eko Siswanto dari BI Sulut.

(nancy)

Tinggalkan Balasan