Minahasa – Menjelang hari raya Idul Fitri bagi umat Muslim di Kabupaten Minahasa, Polres Minahasa menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2021, yang dilaksanakan Rabu (05/05) pagi, bertempat di halaman Mapolres, Tondano.
Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi mengatakan, Operasi Ketupat Samrat 2021 bertujuan untuk memberi rasa aman bagi umat Muslim dalam menjalankan Ibadah Puasa dan menyambut perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Minahasa adalah hal mutlak dilakukan, untuk kenyamanan seluruh masyarakat, secara khusus umat Muslim yang sementara berpuasa dan menantikan kemenangan di hari raya Idul Fitri yang jatuh pada 13 dan 14 Mei mendatang.
“Operasi Ketupat Samrat ini untuk menciptakan suasana Kamtibmas yang kondusif. Selain itu, untuk mencegah penyebaran COVID-19, dengan menegakkan pelarangan mudik yang sudah ditetapkan pemerintah, disamping menjaga agar distribusi bahan pokok saat puasa dan jelang Idul Fitri, berjalan lancar,” ujar Moningkey.
Lanjut kata dia, sejumlah pos pengamanan akan dibangun dibeberapa titik dan menempatkan personil gabungan, dengan tujuan agar pelayanan publik dapat cepat diakses masyarakat.
“Polres Minahasa menyiapkan 200 personil, dibantu TNI, Satpol PP, Damkar dan Dinas Perhubungan, yang tugasnya melalukan pengamanan tempat ibadah, tempat keramaian masyarakat, dan juga tempat wisata yang menjadi tujuan masyarakat. Saya mohon dukungan seluruh masyarakat agar Idul Fitri berjalan lancar, jangan mudik, tetap dirumah demi kesehatan kita semua,” ujarnya.
Sementara, apel gelar pasukan Operasi Ketupat Samrat 2021 yang dipimpin Sekretaris Daerah Minahasa Frits R Muntu SSos ini, diikuti unsur TNI, Satpol PP, Dinas Damkar, Dinas Perhububungan dan pihak PLN, menerapkan protokol kesehatan dengan jumlah personil yang dibatasi.
“Saya lihat hari ini sudah tergelar semua, dengan tergelarnya ini saya berharap selama 12 hari kedepan Operasi Ketupat Samrat ini dapat berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.(fernando lumanauw)


























