Atasi Masalah Sampah di Minahasa, Pemkab Bentuk Tim Satgas Kebersihan

Minahasa – Untuk mengatasi masalah sampah di Minahasa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa membentuk Tim Satgas Kebersihan, yang nantinya akan bertugas mengangkut sampah berserakan yang di buang sembarangan oleh warga.

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi penanganan sampah yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Robby Korengkeng SH MSi, Rabu (25/01) pagi, bersama dengan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemadam Kebakaran dan para Camat, khususnya Kecamatan yang menjadi pintu masuk dan keluar Minahasa, diantaranya Kecamatan Tondano Utara, Mandolang, Pineleng, Tombariri dan Tombariri Timur, serta Tondano Selatan.

Sekda Korengkeng mengatakan, rapat koordinasi ini sangat penting mengingat Minahasa termasuk daerah darurat sampah dikarenakan banyaknya warga yang masih kurang sadar akan kebersihan lingkungan dan suka membuang sampah sembarangan.

“Hasil evaluasi yang dilakukan, terdapat banyak titik di Minahasa, khsusunya di pintu masuk dan keluar Minahasa ataupun secara khusus Kota Tondano, yang menjadi lokasi pembuangan sampah secara sembarangan oleh masyarakat. Sehingga, pembentukan Tim Satgas Kebersihan ini sangat penting untuk mengatasi sampah-sampah berserakan ini,” ungkap Korengkeng.

Korengkeng menjelaskan, target utama Tim Satgas Kebersihan adalah titik-titik terparah sebagai lokasi pembuangan sampah sembarangan untuk melakukan kerja bakti.

“Untuk awal kita akan fokus pada titik-titik yang dianggap sudah cukup parah tumpukan sampahnya. Setelah tim turun, pihak Kecamatan akan menindak lanjutinya secara berkelanjutan dengan melibatkan personil di Kecamatan,” ujarnya.

Sementara, hasil rapat ini, ada 30 unit Kontainer disiapkan untuk distribusikan ke Kecamatan-kecamatan yang memerlukan, khususnya di pintu keluar masuk Minahasa dan akan ditempatkan di tempat-tempat stategis untuk membuang sampah agar warga tak membuang sampah sembarangan, dimana dua kali dalam seminggu akan diangkut petugas.

“Besok (Kamis, red) kita akan langsung action melakukan kerja bakti secara masal secara perdana untuk tim ini. Akan dimulai di Tombulu, Mandolang, Pineleng dan Tombariri dimana akan melibatkan 10 personil dari Dinas Lingkungan Hidup, 5 dari Dishub, 10 dari Satpol-PP, 10 dari Dinas Damkar dan personil dari pihak Kecamatan,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Alva Montong.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan