Barracuda Polda Sulut Gadungan, Pandeiroot Peras Warga dan Ajak Nita Berhubungan Intim

MP alias Pandairoot saat diperiksa di Mapolda Sulut.
MP alias Pandairoot saat diperiksa di Mapolda Sulut.
Manado – Warga di Sulut untuk berhati-hati. Pasalnya saat ini sudah ada Tim Barracuda Polda Sulut gadungan. Sebut saja MP alias Pandeiroot (40), warga Langowan, bersama beberapa teman lainnya menyamar menjadi Tim Barracuda gadungan Polda Sulut dengan melakukan pemerasan kepada warga.

Hal ini terungkap ketika, Nita Sepang (38), ibu muda cantik yang berdomisili di Kota Tomohon nyaris saja menjadi korban tim gadungan tersebut dengan melakukan pemerasan. Malah, Nita dipaksa Pandeiroot untuk melakukan hubungan badan alias indehoi di sebua hotel di Kota Bunga, sebelum kemudian diringkus oleh tim Barracuda Polda Sulut.

Informasi yang didapatkan cybersulutnews.co.id, sebelum tertangkap pada Senin (01/06/2015) malam, Pandeiroot Cs ini layaknya tim Barracuda Polda Sulut melakukan razia di Kota Tomohon.

Pelak saja, Pandeiroot bersama dua rekannya yakni, Jems Worek alias Glen dan Syaifudin Hadju alias Udin, Sabtu (30/05/2015) lalu, melakukan operasi pesta minuman keras (Miras) di kelurahan Kakaskasen III, Kecamatan Tomohon Utara dan mengamankan beberapa pemuda di daerah tersebut termasuk Nita.

Karena takut ditangkap, Nita akhirnya mengajak Barracuda gadungan itu untuk negosiasi. Dari hasil negosiasi yang dilakukan, pelaku mengatakan akan melepaskan Nita dan rekan-rekannya apabila memberikan uang sebesar Rp 2 juta.

Nita pun menyanggupi permintaan dari pelaku dan memberikan uang Rp 1 juta, dengan perjanjian akan memberikan sisa uang Rp 1 jutanya lagi akan diserahkan pada Senin nanti.

Ketika melakukan pertemuan kedua, bukan hanya uang yang diminta, Barracuda gadungan itu malah mengajak Nita melakukan hubungan seks hingga akhirnya ditangkap.

“Saya percaya mereka adalah Barracuda karena badan mereka kekar seperti polisi. Mereka juga mengaku pernah menangkap perwira di Tomohon karena telah melakukan kesalahan,” terang Nita.

Ketua Umum dan Ketua Dewan Pendiri PAMI, Noldi Pratasis melalui Ketua LSM PAMI Sulut, Jefray Sorongan mengatakan, selain mengaku sebagai Barracuda Polda Sulut, Pandeiroot juga ternyata sering mengaku Ketua LSM PAMI Sulut.

“Yang bernama Michael Pandeiroot itu tidak pengurus. Selama ini tidak ada yang memiliki nama itu sebagai pengurus PAMI. Ada oknum-oknum yang memanfaatkan LSM PAMI untuk melakukan hal-hal negatif yang merugikan masyarakat,” kata Sorongan. Ia pun mendesak agar Polda Sulut menyeriusi Barracuda gadungan itu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sulut, Kombes Pol Hilman ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan pihaknya telah mengamankan Barracuda gadungan di Tomohon.

Meski begitu kata Hilman, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut serta melakukan pengembangan terkait laporan masyarakat soal adanya Barracuda gadungan. “Kita masih dalami kasus itu dan melakukan pengembangan. Kalian tenang saja kasus itu pasti akan kita proses,” kata Hilman.

Ditempat terpisah, Komandan Tim (Dantim) Barracuda, Kompol Arya Perdana mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku. “Pelaku sudah kami amankan dan dilakukan penyelidikan serta pengembangan,” terang Arya. (jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan