BBM Turun, Harga Barang di Tomohon Masih Tinggi

Tomohon-Pemerintah pusat sudah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak 16 Januari 2015 pekan lalu.

Namun sayangnya, warga masih mengeluh dengan harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar masih sangat tinggi. Pasalnya pedagang masih menjual kebutuhan sehari-hari masyarakat dengan mengacu pada kenaikan BBM sejak 1 Oktober 2014.

Masyarakat pun mengharapkan agar adanya penurunan harga BBM ini bisa berimbas pada turunnya harga sembako. Untuk itu, warga meminta adanya campur tangan dari pemerintah.

“Harga BBM turun, sudah selayaknya harga barang di pasar ikut menyesuaikan. Untuk itu kami minta pemerintah bisa bertindak agar harga barang ini tidak menyulitkan warga, terlebih bagi mereka yang kurang mampu,” ujar salah satu tokoh masyarakat Tomohon, Danny Tular, Senin (19/1) kemarin.
Menanggapi hal itu, Kabag Perekonomian Pemkot Tomohon, Vonny Montolalu SPd mengatakan, terkait dengan penurunan harga sembako, pihaknya akan melaku koordinasi kembali dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tomohon. “Kita masih akan koordinasi masalah harga barang ini dengan SKPD terkait dan juga keasistenan dua Pemkot Tomohon,” katanya.
Diakuinya, dengan penurunan BBM, sudah sepantasnya harga sembako ikut turun agar tidak menyulitkan warga. Untuk itu, Pemkot Tomohon akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam waktu dekat ini. “Usai koordinasi, maka kita akan agendakan sidak ke pasar,” tambah Montolalu.(gebe)

Tinggalkan Balasan