Manado – Status Jimmy Rimba Rogi (Imba) untuk tetap maju sebagai calon Walikota Manado 2015 segera ditentukan Bawaslu dan KPU RI. Adanya, demo atau unjukrasa yang dilakukan pendukung Imba telah berdengung ditelinga Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung.
Untuk mengantisipasi hal itu, Kapolda Sulut telah memerintahkan anggotanya untuk siaga satu. Sebanyak 2/3, personel dengan senjata lengkap pun telah dikerahkan. Karena kata Kapolda, pihaknya bertanggung jawab dalam pengamanan Pemilu yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang.
“Kita siap amankan Pemilu ini. Untuk mengantisipasi hal terburuk, kami menggelar rapat bersama Polresta Manado. Saya sudah dapat laporan dari Dir Intel serta masyarakat sekitar tentang adanya demo dalam sidang penentuan pleno besok untuk menentukan statis Imba,” kata Kapolda Sulut, Kamis (29/10/2015), kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya.
Para pendukung yang berani berbuat anarkis pasca sidang pleno tambah Kapolda, akan ditindak tegas. Bahkan, sangsi berupa tembak ditempat diberlakukan kepada para pelanggar.
“Akan ditindak tegas, tetapi sesuai prosedur. Nanti kami akan imbau dulu para pendemonya, jika ada tindakan anarkis saya tegaskan untuk tembak ditempat. Saya yang bertanggungjawab,” tegas Marpaung.
Untuk itu, Jendral Bintang Satu mengimbau kepada masyarakat terutama para pendukung Imba, untuk menerima keputusan Bawaslu dan KPU RI. Apakah akan diloloskan atau tidak. Karena, Polri dibantu anggota TNI siap mengawal keputusan yang diambil Bawaslu dan KPU RI.
“Kami berharap, Jimmy Rimba Rogi dan tim suksesnya untuk menerima keputusan itu. Kami sudah membentuk pasukan pengamanan, serta tim Tindak yang dipimpik Kombes Pol Hilman dan Kombes Pol Pitra Ratulangi. Nanti, tim ini menindak kalau ada yang melakukan pelanggaran,” ungkapnya.
Seperti informasi yang diperoleh Cybersulutnews.co.id, sejumlah pendukung calon Walikota Manado, Imba akan melakukan demo besar-besaran menyusul keputusan yang akan dikeluarkan Bawaslu dan KPU RI, membatalkan Imba sebagai salah satu calon Walikota Manado. (jenglen manolong)




















