Bocah Asal Kayuuwi Kawangkoan Yang Dilaporkan Hilang Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

Minahasa – Christiano Pablo Moyapasumpa (7), bocah asal Desa Kayuuwi Kecamatan Kawangkoan Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 3 Mei 2017, akhirnya ditemukan tim gabungan Basarnas Manado dalam keadaan tak bernyawa di sungai Parangengoro, Sabtu (06/05) siang, sekitar pukul 12.30 Wita.

Siswa kelas SD Inpres Kayuuwi ini saat ditemukan dalam keadaan tersangkut di batang pohon di tengah sungai, dengan posisi tengkurap oleh tim gabungan terdiri dari Polres Minahasa, Basarnas Manado, Tagana Minahasa, Tim Manguni, Orari Minahasa dan pihak Pemerintah serta masyarakat setempat.

“Setelah melakukan pencarian, dugaan kuat kami bahwa korban jatuh ke disungai sehingga kami menyusuri sungai dan benar oleh tim tiga menemukan korban tersangkut pada sebatang kayu dalam keadaan tertelungkup sudah tak bernyawa dan dalam keadaan telanjang, sekitar 8 Kilometer dari titik korban diduga terjatuh,” terang Bagian Humas Basarnas Manado Ferry Ariyanto sembari menambahkan bila di tubuh korban terdapat banyak memar yang diduga karena benturan.

Ibu korban Rita Rana nampak dalam keadaan shock dan belum bisa memberi keterangan.

Sementara, Kapolsek Kawangkoan Iptu Dartha Daipaha mengatakan, oleh permintaan pihak keluarga, korban tidak diotopsi melainkan hanya dilakukan visum luar di Puskesmas terdekat untuk selanjutnya dimakamkan karena jenazah korban sudah membusuk.

“Untuk penanganan lebih lanjut, pihak Kepolisian saat ini sementara mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang sempat melihat korban sebelum kejadian. Namun, dugaan awal pihak Kepolisian korban meninggal karena murni kecelakan,” tukasnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan