Dengar Keluhan, Sumarsono Bersahaja Bersama Warga Meras

Manado – Di tengah kesibukannya, Penjabat Gubernur Sulut, Soni Sumarsono, Jumat  (30/10) berkesempatan mengunjungi Kelurahan Meras Kecamatan Bunaken Kota Manado.  Kunjungan orang nomor satu Sulut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan usulan juga unek-unek.

Sumarsono datang di Kelurahan Meras semula hanya memenuhi undangan wartawan Sulut yang tergabung dalam wadaah Jurnalis Independen Pemprov sulut (JIPS) yang melakukan bakti sosial membagikan air bersih di wilayah terdampak kekeringan.

Kedatangan Sumarsono di Kelurahan yang terletak di ujung utara Kota Manado, disambut ratusan warga dan personil JIPS yang telah mendahului. Ratusan wadah tampak berjejer di tepi jalan menunggu diisi air dari 4 mobil tanki berkapasitas masing-masing 5 ribu liter yang terparkir di samping halaman bola. Empat tanki air bersih ini merupakan bantuan JIPS dan Pemprov Sulut untuk kelurahan Meras.

Turun dari mobil, Sumarsono langsung berbaur, menyalami satu persatu warga dengan wajah yang sumringah. Warga yang tampak bersahaja (sederhana, apa adanya) tampak antusias dan sedikit dorong-dorongan berebut menyalami Dirjen Otda ini. Usai bersalaman Sumarsono yang didampingi beberapa Pejabat Eselon 2 dan Staf Khusus duduk di kursi plastik yang telah disediakan.

Mengikuti susunan acara yang disusun JIPS, Sumarsono diberi kesempatan berdialog dengan masyarakat.

Empat orang ibu-ibu langsung maju ke depan begitu diberikan kesempatan bertanya. Gubernur tampak serius mendengarkan satu persatu pertanyaan dan unek-unek warga yang umumnya meminta bantuan Pemprov terkait pengadaan sarana air bersih, penerangan jalan dan masalah pendidikan di TK dan SD.

Selanjutnya giliran dua orang bapak-bapak yang diketahui merupakan Kepala Lingkungan (Pala) menyampaikan pertanyaan dan permintaan yang intinya sama dengan yang disampaikan 4 ibu-ibu tadi. Sebelum menjawab, Gubernur meminta anak-anak untuk tampil menyampaikan unek-unek. Melihat tidak ada yang berani, Gubernur tak hilang akal dengan mengeluarkan uang satu lembar pecahan seratus ribu. Gubernur mencoba menyulut keberanian anak-anak dengan menghadiahi uang bila berani tampil.

Akhirnya seorang anak dengan pakaian lusuh tanpa alas kaki maju ke depan. Namun mungkin karena grogi, ia tak sanggup berkata-kata. Seorang ibu kemudian mengambil inisiatif menyampaikan unek-unek anak tersebut di mana memerlukan bantuan untuk keperluan sekolah. Uang seratus ribu pun diberikan gubernur setelah anak ini
membawakan satu lagu berjudul ‘Anak Sekolah Minggu’.

Gubernur kemudian menjawab satu persatu pertanyaan dan unek-unek warga. Dengan gestur yang luwes serta bahasa yang lugas Sumarsono tampak bisa membuat warga terhipnotis. Tepuk tangan warga menggelegar ketika Sumarsono menyampaikan bahwa sumur bor akan diadakan di 6 titik yang dipastikan berpotensi air. Penerangan jalan akan diberikan.

Sementara untuk kebutuhan pendidikan di TK dan SD, Sumarsono menjanjikan Ketua Tim Penggerak PKK Sulut dalam waktu dekat akan berkunjung langsung, melihat apa saja yang dibutuhkan dan memberikan bantuan. “Kita harapkan Kelurahan Meras menjadi pilot project binaan PKK Sulut,” ujar Sumarsono.

Sumarsono juga memastikan semua yang dijanjikannya akan ditindaklanjuti secepatnya. Bahkan pejabat eselon II yang hadir yakni, Asisten 1 Sekprov John Palandung, Kepala Badan Kesbangpol Edwin Silangen, Kepala Bappeda Roy Roring, Kepala Dinas PU Edy Kenap, Kasat Pol PP Maksi Lukas, Kepala Biro Ekonomi Jane Mendur dan Karo Pemerintahan Jemmy Kumendong ditantang untuk berlomba menyelesaikan.

“Siapa yang bisa menyelesaikan dengan cepat masalah-masalah tadi, akan langsung dijadikan Penjabat Walikota Manado. Mumpung SK masih sementara diproses,” tantangnya.

Wartawan yang tergabung dalam JIPS juga diminta Gubernur mengawal semua yang telah dijanjikan kepada warga Meras.

Di akhir kunjungan, Sumarsono menyerahkan secara simbolis air bersih kepada warga.

Kepala Lingkungan tiga Kelurahan Meras, Andris Nontah mewakili warga mengucapkan  banyak terima kasih kepada Gubernur Sulut dan JIPS yang telah melakukan aksi kemanusiaan pemberian air bersih secara gratis lewat Empat mobil tangki air.

“Kepedulian Pemprov melalui Pak Sumarsono memang benar-benar terlihat seperti saat ini dengan penyaluran bantuan air bersih, kami warga merasa diperhatikan oleh Pemprov. Sekali lagi atas nama warga Meras mengucapkan banyak terima kasih pak Sumarsono dan wartawan atas aksi peduli ini,” ungkap Pala Lingkungan dua ini.

Tinggalkan Balasan