Manado – Bukan hanya di daerah-daerah lain, akun esek-esek juga banyak di Sulut khususnya Kota Manado. Akun dengan penampilan wanita seksi tanpa busana itu bak menghiasi dunia maya.
Tak pelak, banyak lelaki hidung belang sering membuka akun-akun yang berbau mesum itu.
Bukan hanya orang dewasa, namun anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) pun sering mengunjungi akun-akun yang menampilkan pose wanita seksi tanpa busana serta filem-filem yang ada di dalam akun tersebut. Tak heran, jika banyak anak muda yang putus sekolah akibat hamil di luar nikah.
Itu diakibatkan anak yang masih duduk dibangku sekolah sering mengunjungi akun esek-esek yang belum kunjung diblokir pihak Kominfo. Biasanya, usai mengunjungi akun esek-esek napsu birahi pria muncul, aksi kejahatan seperti tindak pencabulan pun kerap terjadi.
“Saya sangat mendukung jika Kominfo meutup akun-akun berbau esek-esek yang ada di Indonesia. Banyak tindak pidana seperti pencabulan terjadi akibat tersangkanya telah menonton filem-filem bokep,” kata Robby Liando salah satu tokoh mudah di Sulut kepada Cybersulutnews.co.id, Rabu (15/04/2015) malam, ketika menonton acara TV soal akun esek-esek di Indonesia.
Dilanjutkan Liando, lebih bagus jika Kominfo menutup akun-akun tersebut. Sebab menurutnya, akun-akun itu membawa pengaruh buruk bagi generasi muda.
“Bagus semua akunnya di tutup. Itu membawa pengaruh buruk,” tambahnya.
Hal senada diutarakan Samuel Sumasa, salah satu tokoh agama yang ada di Sulut. Dikatakan Samuel Sumasa bahwa akun-akun tersebut tidak seharusnya dibuat karena hanya membawa pengaruh buruk.
“Akun-akun itu lebih baik tidak ada. Itu cuma membawa pengaruh buruk. Banyak kasus-kasus cabul terjadi akibat tersangka telah menonton film porno. Dan kominfo seharusnya menutup akun-akun seperti itu,” kata Samuel Sumasa.(jenglen manolong)



















