Minahasa – Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa menyelenggarakan Lokakarya Pendidikan Guru Penggerak Ke-7, Angkatan I dan Festival panen hasil belajar, bertempat di Yama Hotel Tondano, Sabtu (02/07) pagi.
Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Drs Riviva Maringka MSi ini, diikuti 46 orang guru berasal dari jenjang TK, SD, SMP/MA se-Minahasa.
Maringka mengatakan, program calon guru penggerak ini untuk mendorong guru memahami pembelajaran yang berorientasi pada murid.
“Apabila para guru biasanya mengajar muridnya di kelas, maka pada lokakarya program Guru Penggerak ini mereka harus kembali belajar layaknya seorang murid belajar di dalam kelas,” tutur Maringka.
Dia pun berharap kegiatan ini dapat menciptakan guru penggerak yang dapat mengembangkan diri dari guru lain, dengan refleksi berbagi dan berkolaborasi secara mandiri.
“Ketika menjadi guru penggerak, harus punya kreativitas dan inovasi agar supaya tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini bisa tercapai,” tuturnya.
Sementara, salah satu calon guru penggerak Merlin Rorintulus, mengatakan banyak pembelajaran yang diperolehnya, terutama memahami apa yang dibutuhkan siswa. Merlin menyadari, memahami karakter dan kebutuhan siswa adalah bagian penting dalam proses pembelajaran yang baik.
“Itu sangat penting kita dalami untuk mencapai tujuan pembelajaran yang kita inginkan dalam proses pembelajaran di kelas,” ujarnya.
Menurutnya, seorang guru, perlu mau mempelajari hal-hal yang baru dan tidak sungkan belajar dari siapapun. “Di era saat ini, seorang guru dituntut juga untuk mengedepankan kolaborasi dan berbagi pengalaman dengan guru lainnya,” tuturnya.
Dalam kegiatan ini, para calon guru penggerak memamerkan karya dan inovasi mereka dari panen hasil belajar
Turut hadir, Panitia dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi, Ketua Komisi II DPRD Minahasa Ivone Andries, Dewan Pendidikan, Kabid Pembinaan Franky S. Waworuntu, Bapelitbangda Minahasa, Ketua PWI Minahasa, Media Center Minahasa, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah.(fernando lumanauw)




















