
Minahasa – Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Manado (FBS- UNIMA), membuka peluang untuk bekerja sama dengan pemerintah Jepang, dibidang penyuplai tenaga kerja.
Hal ini dikatakan langsung Dekan FBS UNIMA, Drs Ferdy Djemy Rorong MHum, saat ditemui CSN, Senin (24/03).
Dikatakannya, bentuk kerjasama ini merupakan tawaran langsung dari pemerintah Jepang, melalui Yayasan Ganbate.
“Pihak Jepang menawarkan kerja sama untuk menyuplai tenaga kerja profesional dari FBS karena mereka menilai FBS punya tenaga potensial yang memang dilengkapi pengetahuan bahasa yang memadai,” ujar Rorong.
Namun demikian, dikatakan Rorong, bentuk kerjasama masih akan disosialisasikan, baik ke pihak Rektorat UNIMA, maupun kepada mahasiswa dan lulusan FBS.
“Dalam kunjungan mereka, yayasan ini menawarkan berbagai macam pekerjaan. Tapi, hal ini masih akan disosialisasikan lagi ke anak mahasiswa. Selain itu, perekrutan harus melalui Dinas tenaga kerja dan kami hanya menyediakan tenaga saja,” ujarnya.
Disinggung apakah tidak akan mengganggu kuliah mahasiswa nantinya, Rorong menjelaskan, mengenai hal tersebut mahasiswa bisa mengambil cuti akademis.
“Prinsipnya, kami mensosialisasikan nanti kepada mereka yang sudah lulus, tapi kalau memang ada mahasiswa yang ingin ikut, maka dia bisa mengambil cuti akademis,” ungkap Rorong pula.(fernando lumanauw)





















