Minahasa – Kementerian Dalam Negeri Repoblik Indonesia, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Pengendalian Inflasi, yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Potensi Bencana Hidrometeorologi, yang dilaksanakan secara virtual, Senin (18/11) pagi, di ruang Command Center Kantor Bupati, Tondano.
Rakor yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian ini, diikuti Sekertaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr Lynda D Watania, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan TPID dalam menjaga stabilitas inflasi, terutama menjelang akhir tahun.
“Langkah antisipasi harus dilakukan dengan memaksimalkan koordinasi dan pengawasan terhadap pasokan bahan pokok serta harga di lapangan,” ujar Tito Karnavian.
Selain itu, Mendagri juga memberikan arahan terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi mengingat intensitas hujan yang meningkat seiring datangnya musim penghujan.
“Pemerintah Daerah harus memperkuat mitigasi bencana, dengan mengedukasi masyarakat dan mempersiapkan infrastruktur penanganan darurat,” tukasnya.
Sementara, Sekda Watania menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah proaktif untuk mendukung pengendalian inflasi dan mengantisipasi bencana.
“Kami bersama TPID terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok di pasar serta mempersiapkan langkah tanggap darurat jika terjadi bencana,” ujarnya.
Rakor ini diikuti oleh Asisten II, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Kadis Perhubungan, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Pangan, Kadis Koperasi, Ka. BPBD, Kadis Pertanian, Kasat Pol-PP, Kadis Perdagangan, Kabag Hukum, Kabag Ekonomi.(fernando lumanauw)




















