by

Ivan Sarundajang Turut Mencari, Santje Kariso Dinyatakan Hilang

Minahasa – Santje Kariso (56), warga Desa Kembuan Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa, sejak tujuh hari terakhir ini dinyatakan hilang, diduga pergi ke kebun dan tak kembali. 


Kepada CSN, Istri Santje, Serly Mambo (51) menuturkan, dirinya terakhir mengetahui keberadaa suaminya pada hari Jumat (6/9/2013) sekitar pukul 13.00 Wita. 


“Setelah itu saya tidak mengetahui kemana perginya karena tidak berpamitan. Namun, hingga pukul 19.00 Wita, dia belum juga kembali,” kisah Serly.


Serly selanjutnya memberitahukan peristiwa tersebut kepada beberapa warga, dirinya meminta pertolongan tetangga dan kerabat untuk mencari keberadaan suaminya. 


“Setelah meminta pertolongan, warga sekitar kemudian langsung berupaya mencari ke kebun yang biasanya didatanginya, namun tidak ada disana,” ujarnya.


Pencarian selanjutnya dilakukan setiap hari, dari pagi hingga malam hari, namun hingga hari ketujuh ini belum ada perkembangan.

Pencarian sendiri telah melibatkan tim SAR Minahasa, aparat kepolisian dan pemerintah setempat.


Ketua SAR Minahasa, Jefry Mambu, ketika dikonfirmasi menjelaskan, dalam pencarian, tim berhasil menemukan sepasang sendal korban di kompleks tempat pembuangan sampah di Desa Kulo Kecamatan Tondano Utara.


“Dengan petunjuk itu, kami melakukan penyisiran dilokasi tersebut, namun setelah dilakukan penyisiran di lokasi tersebut, tim tidak menemukan tanda apa-apa,” terang Mambu.


Mambu menambahkan, sempat tercium bau busuk yang menyengat saat pencarian dilakukan dilokasi perkebunan tak jauh dari tempat ditemukannya sendal, namun setelah didekati ternyata hanya bangkai binatang yang telah membusuk.


“Tim telah mendirikan posko di sekitar perkebunan Toka untuk memudahkan pencarian, diharapkan korban segera ditemukan,” ujarnya, sembari membeberkan beberapa kendala yang dihadapi tim seperti kompleks perkebunan bergunung-gunung dengan jurang yang dalam. 


“Medan cukup berat, tim harus melewati beberapa titik medan yang terjal dan sering harus melakukan penurunan pada tebing yang curam,” ujarnya.


Dikatakan Mambu, pihaknya akan berusaha terus melakukan pencarian, namun dirinya mengatakan sesuai prosedur tetap, pihaknya akan melakukan pencarian hingga Jumat (13/09), selanjutnya pencarian dihentikan dan tinggal menunggu perkembangan laporan dari sejumlah saksi.


“Hingga Kamis 12 September 2013, pukul 23:47 Wita, pada titik lokasi di wilayah Sawangan, pencarian belum membuahkan hasil. rencananya besok tepat pada hari kedelapan akan dihentikan karena sudah seminggu pencarian sesuai prosedur, tapi bukan menutup pencarian melainkan tim akan terus melakukan pemantauan karena proses ini telah sesuai prosedur tetap,” ujar Mambu.


Sementara, Wakil Bupati Minahasa, Ivan SJ Sarundajang juga sempat mengunjungi lokasi yang diduga korban awal menghilang dan memberikan kata-kata penguatan kepada keluarga agar tetap berserah kepada yang maha kuasa.


“Kita berharap korban segera ditemukan, untuk itu tak lupa kita memanjatkan doa agar pencarian ini disertai Tuhan,” ujarnya.

 

Comment

Leave a Reply

News Feed