Minahasa – Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, mengajak kepada mahasiswa baru (Maba) Universitas Negeri Manado (UNIMA), agar sebagai warga negara Indonesia menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.
Hal ini diungkapkan JWS kala memberikan materi dalam Program Pengenalan Kehidupan Kampus dan Latihan Kepemimpinan bagi Maba UNIMA, Kamis (13/08), pagi tadi di Auditorium UNIMA Tondano.
“Sebagai warga masyarakat, kita harus senantiasa menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, termasuk dalam menjaga kekompakan dan kebersamaan sebagai suatu komunitas mahasiswa di kampus UNIMA ini,” ujarnya.
JWS yang dipandu Pembantu Dekan III FIK UNIMA, Dr Beatriks Podung MKes ini kemudian dengan ciri khasnya mengkuliahi para mahasiwa baru ini tentang arti dan makna dari pluralisme.
Dikatakan JWS, pluralisme adalah suatu paham atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima adanya kemajemukan atau keanekaragaman dalam suatu kelompok masyarakat.
“Kemajemukan yang dimaksud dapat dilihat dari segi agama, suku, ras, adat-istiadat dan sebagainya. Segi-segi inilah yang biasanya menjadi dasar pembentukan aneka macam kelompok yang lebih kecil, terbatas dan khas, serta yang mencirikhaskan dan membedakan kelompok yang satu dengan kelompok yang lain, dalam kelompok masyarakat yang mejemuk dan yang lebih besar atau lebih luas,” urai Bupati.
Dirinya berharap, para mahasiswa baru ini dapat senantiasa belajar, belajar dan belajar, agar kelak dapat menyelesaikan studi dengan baik dan dapat menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
“Saya berharap semua mahasiswa baru ini turut menciptakan suasana damai, aman dan nyaman selama berada di kampus ataupun di mana saja berada, khususnya di wilayah Kabupaten Minahasa,” ujarnya.(fernando lumanauw)


























