Minahasa – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Negeri Repoblik Indonesia (KORPRI) ke-44 tahun 2015, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar upacara, bertempat di halaman Kantor Bupati, Selasa (01/12), dengan Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).
Dalam amanantnya, JWS mengucapkan selamat HUT KORPRI ke-44 kepada seluruh jajaran PNS di Pemkab Minahasa yang hadir. Dirinya mengatakan, HUT ke-44 bukanlah usia yang singkat, namun dirinya bangga karena KORPRi terus berusaha untuk menguatkan eksistensinya.
Pada momentum HUT KORPRI ini, JWS kemudian meminta jajaran PNS untuk memperhatikan lima hal penting yakni pertama, PNS wajib melakukan percepatan reformasi birokrasi di semua tingkatan, dan dilakukan tanpa basa-basi, dengan mencari terobosan-terobosan serta cara-cara baru dengan menghindari “bussines as usual”, upayakan berbagai upaya perbaikan dari hulu sampai hilir, baik pada area perubahan mental aparatur kelembagaan, ketatalaksanaan, SDM Aparatur, Akuntabilitas, pengawasan dan peraturan perundang-undangan pada area pelayanan publik.
“Kedua, mari kita membangun mentalitas baru yang positif, yang berintegritas, yang memiliki etos kerja dan berjiwa gotong-rotong. Bongkar pola pikir dan mentalitas lama yang negatif, jadikan revolusi mental sebagai gerakan bersama seluruh anggota KORPRI, bukan sebatas program atau proyek yang digerakkan oleh anggaran, melainkan dengan integritas kita kembalikan jati diri KORPRI sebagai abdi negara yang terpercaya etos kerjanya, dimana kita kembalikan KORPRI sebagai abdi masyarakat seutuhnya,” ungkap JWS.
Ketiga, dirinya mengajak PNS agar mempersiapkan diri menuju birokrasi yang dinamis, inovatif dan responsif, dengan memangkas semua kerumitan birokrasi, agar masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dengan kualitas tinggi dan waktu yang cepat dari PNS sebagai abdi masyarakat.
“Saya minta agar mekanisme kerja birokrasi juga harus berubah ke arah sistem pemerintahan elektronik atau e- Goverment, mulai dari budgeting, procurement, audit, catalog dan purchasing cash flow management system,” ujarnya.
Selanjutnya, dirinya meminta kepada PNS agar menjaga netralitas anggota KORPRI dalam menghadapi pesta demokrasi di Sulawesi Utara, khususnya Pemilu Kepala Daerah yang akan di gelar akhir tahun ini.
“Saya harap PNS benar-benar menjaga netralitas serta tidak menggunakan fasilitas Negara,” sembari menambahakan yang terakhir agar semua aparatur birokrasi dapat menjadi motor penggerak produktivitas nasional dan daya saing bangsa.
“Kita telah masuk pada era baru, era persaingan yang bukan lagi antar daerah antar kota ataupun antar provinsi, tetapi sudah memasuki persaingan antar negara. Untuk itu saya mengajak saudara-saudara sekalian untuk terus meningkatkan kinerja, mendorong efisiensi, menperkuat sinergitas, agar pelayanan publik semakin baik serta daya saing bangsa kita pun semakin tinggi,” ujarnya.
Sementara, apel KORPRI ini sendiri turut dihadiri oleh Wakil Bupati Minahasa, Ivan SJ Sarundajang, Sekda Minahasa, Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, para Asisten bersama jajaran Pemkab Minahasa dan seluruh PNS di lingkup Pemkab Minahasa.(fernando lumanauw)




















