Kadis Pendidikan Manado Mengaku Diperas Oknum Catut Nama Kajari

Corry Tendean
Corry Tendean

Manado – Dalam beberapa hari ini, nama Kepala Kejaksaan Negeri Manado menjadi tranding topik dalam melakukan pemerasan terhadap beberapa kepala dinas. Sebut saja salah satunya adalah Kepala Dinas Pendidikan Nasional kota Manado, Corry Tendean.

Dirinya mengaku telah di telepon seseorang dengan  mengatasnamakan suruhan Kajari Manado untuk men-transfers sejumlah uang.

“Hari Jumat lalu ada yang telepon mengaku nama Hermanto. Katanya, dia adalah suruhan pak Kajari, dan segera mentransfers sejumlah uang direkening salah satu Bank dengan alasan yang tidak pasti. Bahkan waktu saya minta ngobrol dengan Kajari, telepon tersebut disodorkan keseseorang dan mengaku dirinya adalah Kajari,”kata Corry, Senin (27/10) kepada wartawan.

Hal tersebut tidak didiamkan, Kadis tersebut langsung mendatangi kantor Kejari Manado untuk mengklarifikasi hal tersebut. Dan setelah berkonsultasi dengan Kajari, ternyata itu adalah oknum yang melakukan pemerasan.

“Saya tidak tahu  motif mereka apa, sehingga menggunakan nama Kajari. Dan ternyata dari pak kajari, itu semuanya bohong, dan meminta saya untuk tidak mengindahkan permintaan oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Manado, Yudi Handono, SH MH, saat ditemui dikantornya mengatakan bahwa hal tersebut bukan hanya kali ini saja. Sebelumnya juga pernah terjadi pada PD pasar.

“Ini sungguh keterlaluan, nda tau kenapa memakai nama saya untuk meminta sejumlah uang, ini bisa disebut pemerasan dan bisa diproses hukum. Namun saya telah katakan kepada pak Walikota, untuk menghimbau kepada jajarannya, agar jangan sampai terkecoh oleh oknum yang mengantasnamakan saya untuk meminta uang,”ungkapnya.

Lanjut Handono, hal ini akan segera dilaporkan ke pihak berwajib. Disebabkan ini telah mencoreng citra nama baik.

“Kalau sampai ini terulang lagi, maka akan dilaporkan, dan saya berharap oknum tersebut bisa ditangkap dan diproses secara hukum,”pungkasnya.(Ay)

Tinggalkan Balasan