
Minahasa – Untuk memahami pentingnya peran strategis dari Perpustakaan maka, Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Minahasa, menggelar sosialisasi Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007, tentang Perpustakaan, Selasa (10/12), bertempat di ruang sidang Kantor Bupati Minahasa.
Acara tersebut dibuka langsung Asisten III bidang Administrasi umum, Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, Hetty Rumagit SH.
Dalam sambutannya mewakili Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSI, Rumagit mengatakan, sosialisasi ini penting dalam memberikan pemahaman kepada aparatur dalam lembaga pemerintahan di Kabupaten Minahasa, termasuk Kepala-kepala sekolah, perguruan tinggi dan stakeholder terkait lainnya.
“Kepada para peserta diharapkan dapat mengikuti acara ini dengan baik agar mendapat pemahaman yang baik tentang fungsi dan peran perpustakaan sesuai UU Nomor 43 Tahun 2007 ini, dimana perpustakaan merupakan assas pembelajaran sepanjang hayat dan berfungsi sebagai wahana pendidikan,” ujarnya, sembari membuka secara resmi acara tersebut.
Kepala Kantor Perpustakaan Daerah Minahasa, melalui Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Sosialisasi, James Sael MPd, dalam laporan kegiatannya mengatakan, tujuan dari kegiatan ini sendiri yakni untuk menyebarluaskan serta memperdalam wawasan tentang UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, serta meningkatkan pemahaman, visi dan misi perpustakaan serta apresiasi terhadap eksistensi lembaga teknis pemerintahan yang telah terbentuk sesuai dengan yang diamantkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Saat ini, peran perpustakaan baik umum, sekolah, perguruan tinggi dan perpustakaan khusus, merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat, sehingga pentingnya pemahaman terhadap undang-undang ini agar tugas dan fungsi tersebut tidak salah sasaran,” ujar Sael.
Lanjut dikatakannya, melalui perpustakaan, masyarakat bisa memperoleh berbagai macam informasi dan pengetahuan melalui bahan bacaan.
“Perpustakaan memiliki fungsi juga sebagai tempat pembelajaran seumur hidup, yakni membangun lingkungan pembelajaran agar anggota komunitas pemakainya termotivasi untuk terus belajar dan terdorong untuk mengetahui berbagai pengetahuan,” ujarnya.
Sementara, Kepala Kantor Perpustakaan Minahasa, Engelbert Raintung SE sendiri berharap, sosialisasi ini bisa berdampak positif dan memberikan banyak sumbangsi pikiran bagi setiap peserta yang hadir.
“Harapan kami tentunya sosialisasi ini bisa memiliki dapak positif di masyarakat,” ujarnya.
Acara ini sendiri menghadirkan nara sumber dari Pemerintah Provinsi Sulut, seperti Ardjunius Tabaga SH SSos, Dra Besti Detty Pondaag dan Alex Roring SE.(fernando lumanauw)


























