
Tomohon — Setelah melalui berbagai tahapan yang disiapkan Panitia Pelaksana Putra Putri Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit) yang diketuai Petronela Mongdong, akhirnya Kampus yang berlokasi di kaki Gunung Lokon ini berhasil menjaring putra dan putri terbaik untuk ditetapkan sebagai putra dan putri Unsrit 2013.
Pembantu Rektor bidang Kemahasiswaan Unsrit, NS Peeki Rondonuwu SPd SKep mengatakan, proses pemilihan putra dan putri Unsrit tahun 2013 telah melewati berbagai tahapan yang di karantina.
“Dimulai dari proses pendaftaran dari tanggal 23 hingga 29 September. Diseleksi puluhan peserta yang diutus oleh masing masing Fakultas, kemudian mengikuti tahapan karantina di Wenas Homestay dan Retre sejak tanggal 25 hingga 27 November. Sementara untuk Grand Finas dilaksanakan di Outdoor Stage Unsrit pada 27 November lalu. Ini merupakan ajang bergengsi yang dilaksanakan di tingkatan Kampus Unsrit. Yang dinilai tidak hanya kecantikan saja, namun dilihat soal intelektual dan kepribadian mereka,” ujar Rondonuwu.
Dari hasil ajang Putra-putri kampus yang didukung sepenuhnya oleh Civitas Akademika Unsrit, Yayasan Dharma Bhakti Indonesia serta Institut Seni Budaya Minahasa ini, akhirnya memilih Ferga Kekung sebagai Putra Unsrit dan Jilly Kindangen sebagai Putri Unsrit. “Unsrit banyak memiliki potensi, namun harus dilihat mana yang paling baik,” kata Rondonuwu.
Sementara Ketua Yayasan Dharma Bhakti Indonesia, Kie Nio Runtuwene mengaku bangga dan senang atas susksesnya kegiatan pemilihan putra dan putri Unsrit yang menjadi agenda tahunan.
“Saya berharap, yang terpilih sebagai Putra dan Putri Unsrit dapat menjadi teladan yang baik di Kampus maupun di masyarakat. Saya minta mereka terus belajar dan bisa menciptakan ide-ide yang yang kreatif demi kemajuan Unsrit ke depan. Karena merekalah yang nantinya menjadi duta Unsrit agar kian dikenal di masyarakat luas,” terang Kie Nio kepada sejumlah wartawan.(Maria Wolajan)


























