
Manado- Keluarga besar masyarakat Grand Kawanua International City, Dapur Novotel Manado Golf Resort & Convention Center dan AKR Corporindo Tbk peduli bencana banjir bandang di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan menyerahkan sejumlah bantuan.
Stanley Handawi, COO Grand Kawanua International City mengatakan Grand Kawanua International City (GKIC) yang bernaung di bawah AKRLand Development bersama keluarga besarnya seperti masyarakat yang tinggal di Bukit Kawanua (Area GKIC), Novotel Manado Golf Resort & Convention Center serta AKR Corporindo Tbk, perusahaan swasta penyalur bahan bakar minyak (bbm) bagi industri menggelar gerakan Peduli Kasih menolong sesama. “Kegiatan peduli kasih ini dipusatkan di Pal Dua, Wonasa Kampung Ketang, Dendengan Dalam-Kampung Bugis, Perkamil, Paal 4 dan titik banjir lainnya,” katanya.
Katanya, total bantuan sekitar Rp. 200 juta tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat maupun sebagian disalurkan melalui Posko Bantuan dibawah Tim Bapak S. H. Sarundajang. “Bantuan yang diberikan tersebut berupa beras, sabun, mie instant, obat-obatan, selimut, makanan dos/siap saji, air mineral, biscuit, kopi, teh dan bahan lainnya,” jelasnya.
Pihaknya berharap keluarga-keluarga yang terkena musibah tetap kuat imannya dan tabah. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan kekuatan dan ketabahan kepada seluruh keluarga yang terkena musibah. Dan melalui bantuan ini semoga dapat membantu meringankan kesulitan yang tengah dihadapi saat ini. Disaat seperti ini lah terlihat bahwa slogan Minahasa tentang -Torang Samua Basudara benar ada nyatanya,” jelasnya.
Tidak ketinggalan adalah tim juru masak dari dapur Novotel Manado Golf Resort & Convention Center, bahu membahu menyiapkan makanan matang berkualitas yang siap didistribukan bagi korban bencana alam. “Dengan pemenuhan gizi yang seimbang, diharapkan para korban banjir yang menerima bantuan makanan memperoleh asupan yang baik,” jelasnya.
Masyarakat pun menyambut hangat pendistribusian bantuan tersebut.Rasa persaudaraan pun makin terasa dimana hadir pula relawan dari masyarakat umum yang berbaur dalam kegiatan ini. “Disini terlihat kegigihan untuk bertahan, kekuatan dalam kebersamaan dan cinta kasih menimbulkan kepedulian luar biasa yang menguatkan jiwa meski dalam kesulitan,” katanya.
Grand Kawanua International City (GKIC) merupakan kota mandiri pertama di Manado dan Sulawesi Utara yang didesain dengan sistem perencanaan kota mandiri terstruktur, dilengkapi dengan berbagai sub system untuk mengantisipasi misalnya banjir atau tanah longsor.
Tidak hanya sebagai kota mandiri yang memberikan kesempatan berinvestasi, namun juga menjadi pemukiman terpadu yang didesain dilengkapi dengan ‘drainase’ yang terstruktur dengan teknologi tinggi. Saat ini pun, GKIC telah membuktikan komitmennya sebagai model pembangunan pemukiman yang mengutamakan ‘’green living’’.(nancy)






















